Owner What’s Up Cafe, Ayu Zulia Shafira menegaskan kalau teknik digital marketing yang diterapkan dalam bisnisnya itu sangatlah efektif, mengingat target market What’s Up Cafe sendiri adalah milenial atau generasi digital.

“Sangat penting. Karena digital marketing lebih dapat terukur kinerjanya atau dampaknya. Dengan digital marketing, bisnis akan terus terhubung dengan pelanggan dan calon pelanggannya,” ungkap Ayu dalam keterangan resminya yang diterima redaksi Franchiseglobal.com, Kamis (19/7/2018).

Menurut Ayu, cara ini memungkinkan untuk dilakukannya proses re-marketing, baik untuk menjaga loyalitas maupun untuk meningkatkan penjualan.

Baca juga: What's Up Cafe Rangkul Erat Komunitas

“Sementara semakin banyak orang yang terhubung, promosi yang menarik dan mengena pada emosional pemirsa, dan mereka akan mulai membicarakan atau menyebarkan promosi tersebut. Ini dapat menjadi faktor efisiensi biaya marketing,” katanya.

Adapun media yang paling sering digunakan Ayu dan tim untuk melakukan promosi digital marketing adalah sosial media seperti Instagram dan Facebook. Karena baginya, media sosial mempunyai peranan yang sangat penting untuk bisa menjangkau pelanggan lebih luas lagi.

Selain menggunakan sosial media, Ayu juga memanfaatkan website untuk menyebarkan segala informasi bisnis What’s Up Cafe kepada calon mitra-mitranya.

“Konten adalah materi yang paling penting. Karena setiap orang itu akan masuk ke dunia maya. Dimana mereka akan mencari sebuah konten dengan keyword yang mereka masukan. What’s Up Cafe juga kerap kali berkolaborasi untuk membuat konten dengan media partner (online) untuk jangkauan yang lebih luas lagi,” kata Ayu.

Baca juga: What's Up Cafe Siap Pecahkan Rekor Muri 300 Jam Nonstop Festival Community

Ayu berharap dengan penggunaan digital marketing ini, What’s Up Cafe bisa lebih memperluas jaringan bisnis di kota-kota lain di Indonesia serta bisa terus menjadi wadah komunitas di setiap kota di Indonesia.

“Dengan lebih luasnya jangkauan bisnis kami, brand awareness pun akan lebih meningkat melalui konten marketing yang kami buat,” jelasnya.

Ayu juga masih terus membuka peluang usaha untuk calon mitranya yang ingin bergabung dalam jaringan bisnisnya. Dimana nilai investasi yang ditawarkan mulai dari Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar.

“Keuntungan untuk calon mitra franchise kami adalah BEP yang cepat, dikarenakan brand awareness yang cukup tinggi. Dengan konten-konten marketing yang kami buat (baik online maupun offline) menjadikan difresiansi yang cukup kuat untuk lebih dikenal,” tutup Ayu.

Saat ini What’s Up Cafe sendiri telah memiliki total outlet mencapai 15 outlet. Rencananya tahun ini aka nada tambahan 2 outlet baru yaitu di Citra Raya Tangerang dan juga di Medan.

Silakan klik What's Up Cafe untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]