Franchiseglobal.com - Waralaba Black Kebab terus berupaya memberikan yang terbaik kepada setiap konsumen loyalnya di tanah air. Setelah sukses menjadi yang Pertama di Indonesia dengan kebab hitamnya, kali ini kebab milik pasangan FX Ricky Ferdinan Sutrisno dan Silvia Maycella Yufica Chandra ini kembali hadir dengan inovasi yang diterapkan pada kemasan produknya.

Silvia mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan kemasan terbaru kebab hitamnya itu dengan ornamen batik kontemporer. “Kami memilih batik karena batik merupakan salah satu budaya Indonesia juga, khususnya Jogja (pusat Black Kebab-red),” ujar Silvia saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com pekan lalu di pameran waralaba di Jakarta.

Nantinya, kemasan batik tersebut akan didistribusikan ke semua outlet Black Kebab yang ada di seluruh Indonesia. Saat ini, kata Silvia, kemasan tersebut sedang dalam tahap produksi.

“Belum semua outlet tahu, karena belum resmi kita luncurkan. Respon mereka yang sudah tahu sih tertarik karena menurut mereka ini unik,” kata dia.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Ricky beberapa waktu lalu saat ditemui di Jakarta Fair 2019. Menurut dia, ide membuat kemasan Black Kebab dengan ornamen batik itu terlintas saat dia melihat sebuah mobil yang dibalut dengan corak batik pada beberapa bagian bodi mobil tersebut.

“Jadi waktu itu di Jogja saya melihat ada mobil melintas dengan bodi batik. Jadi saya pikir, ini bisa diterapkan dalam kemasan Black Kebab,” tuturnya.

Black Kebab menawarkan beberapa pilihan menu yang dijual mulai dari Rp15 ribu sampai Rp25 ribuan dengan menu favoritnya adalah Black Champion dan Triple Cheese.

Menurut Silvia, dalam hal mempromosikan bisnis kebab hitamnya itu, ia juga tak mau ketinggalan dari ranah digital. Sosial media dikatakannya masih menjadi andalan Black Kebab dalam hal berpromosi.

Baca juga: capaian-gemilang-black-kebab-raih-penghargaan-internasional-sme-100-asia

“Strategi promosi digitalnya kita pakai sosmed berbayar seperti Facebook dan Instagram. Itu responnya cepat banget,” kata dia.

Tahun ini, Black Kebab sudah membuka lima outlet baru yaitu di Bali, Solo, Cilacap, Tangerang dan juga Jogja. Adapun total outlet saat ini mencapai 120 outlet di seluruh Indonesia.

“Paling ramai itu penjualannya ada di pusat kota. Dan sampai akhir tahun ini kita targetnya 150 outlet,” harapnya.

Bagi yang tertarik untuk menjadi mitra Black Kebab, nilai investasi yang ditawarkan mulai dari Rp40 juta untuk model gerobak sampai Rp80 juta untuk model indoor dengan royalti fee flat sebesar Rp250 ribu setiap bulannya.

“Kalo dulu kita enggak ada royalti fee. Cuma semenjak ada STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba) kita adakan royalti. Kalo perkiraan balik modal kurang dari satu tahun sudah balik modal, asal lokasinya tepat aja,” tutup Ricky.