Dengan lebih dari 13.500 gerai di sebagian kawasan Indonesia dan lebih dari 500 gerai di Filipina tentunya Alfamart menjadi sebuah pilihan terbaik dalam bebisnis ritel di tahun 2019.

“Pengembangan tentunya akan terus dilakukan, kami akan terus membuka diri melakukan inovasi sehingga dapat melahirkan terobosan atau kemudahan sehingga baik pencapaian penjualan gerai maupun pertambahan jumlah gerai dapat tercapai,” Kata Manager Business Development PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, Andriansyah kepada FranchiseGlobal.com beberapa waktu lalu.

Untuk menjadi franchisee Alfamart, kata Andriansyah, nilai investasi yang dipatok ialah sebesar 300 juta rupiah tergantung tipe toko, dan tidak termasuk lokasi dan biaya renovasi lokasi untuk Periode Waralaba 5 tahun.

Namun khusus periode 1 Januari 2019 sampai 30 April 2019 nanti, perusahaan ritel minimarket terkemuka di Indonesia ini telah memberikan penawaran spesial, yakni cashback franchise fee hingga mencapai 100 persen.

“Lama tidaknya pengembalian investasi tergantung kepada potensi lokasi dan tipe tokonya, namun kami memiliki standar ideal di 42 bulan,” tukasnya.

Skema waralaba Alfamart menawarkan peluang untuk bergabung dengan operator gerai ritel dengan keberhasilan yang telah terbukti dan pengalaman di tingkat nasional.

“Dalam skema tersebut, dukungan yang diberikan Alfamart mencakup 6 hal yakni Merek Alfamart yang telah dikenal luas, Kemampuan merchandising dan pemasaran, Tata kelola bisnis ritel yang telah terbukti, meliputi pengadaan karyawan, operasional, perpajakan dan pelaporan keuangan (bulanan dan tahunan), serta asuransi gedung dan barang pengadaan, Sistem Teknologi Informasi (TI) Alfamart yang menyeluruh, Sistem logistik dan manajemen persediaan dan Bisnis pelanggan dari Membership,” terang Andriansyah.

Silakan klik Alfamart untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]