Tempat nongkrong asik bergaya kekinian, Warung Urban, menawarkan sebuah peluang usaha yang tidak bisa anda lewatkan. Bagaimana tidak, dengan estimasi omset hingga Rp12 juta perhari, gerai resto zaman now milik Hafizh Suradiharja ini dapat menjadi ceruk baru dalam mengembangkan sumber-sumber ekonomi teranyar.

“Tapi yang saya ingin tekankan disini adalah para mitra tersebut harus menjalankan usaha dengan sepenuh hati dan tidak setengah-setengah dalam pengelolaannya. Jika kita mengurusnya dengan baik dan benar sesuai dengan SOP, maka keuntungan dan angka yang sudah saya sampaikan sebelumnya bukanlah sebuah hal yang mustahil,” ujarnya dalam sambungan telepon Selasa (20/8).

Untuk mengendalikan Warung Urban, Hafizh bersama tim management mengontrolnya dari kantor pusat yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu No.9a Tebet - Jakarta Selatan. Adapun, jumlah karyawan yang membatunya dalam mengulirkan roda usaha Warung Urban berjumlah sekitar 20 pekerja.

“Untuk di gerai sendiri jumlah karyawannya kira-kira 12-18 orang pada setiap outlet,” imbuhnya.

Dari sisi skema investasi, Warung Urban ditawarkan kepada investor dengan bandrol Rp600 juta sampai dengan Rp1,2 miliar. Angka itu disebut Hafizh merupakan estimasi biaya untuk masa kontrak lima tahun dan franchise fee.

“Selain itu kami juga mem-provide training kepada pemilik dan karyawan terkait dengan bagaimana menjalankan bisnis ini serta pengelolaannya. Termasuk juga pemakaian brand Warung Urban, dan desain 3D awal. Untuk tools dan equipment itu dicukupi oleh mitra,” teranganya.

Dalam hal legalitas, pria muda ini mengaku sedang menunggu Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) turun dari Kementerian Perdagangan. Pun demikian dengan sertifikat lebel halal yang kini tinggal menanti pengesahan dari Majelis Ulama Indonesia.

“Semua aspek legalitas tersebut merupakan bukti keseriusan kami dalam menghadirkan kualitas optimal bagi konsumen dan juga mitra kami,” sambungnya.

Untuk diketahui, Warung Urban saat ini telah memiliki 12 gerai yang telah beroperasi. Hingga akhir tahun, Hafizh menargetkan dapat membuka tiga gerai tambahan. Sehingga, total outlet Warung Urban hingga penghujung 2019 menjadi 15 gerai.

“Selain itu kami juga pernah mendapatkan dua penghargaan pada 2016 dan 2018 berkat kinerja yang dinilai cukup baik. Kemudian, Warung Urban juga sering melakukan CSR berupa penyelenggaraan seminar-seminar kepada para pelaku UMKM yang ingin mempertajam visi dan misinya dalam berwirausaha,” sebutnya.

Warung Urban berdiri dibawah naungan PT. John Fress Bakery Indonesia yang sebelumnya telah lebih dulu eksis memimpin gerai kopi modern dengan nama brand yang sama.