Franchiseglobal.com - Bisnis minimarket terus berkembang, salahsatunya adalah Alfamart. Hingga Mei 2019 tercatat Alfamart telah memiliki 10.241 gerai, tersebar di pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, Kalimatan dan Nusa Tenggara.

Tomy Sugianto selaku Franchise Marketing General Manager Alfamart mengatakan dari 10.241 gerai setidaknya 3.587 gerai merupakan milik mitra. Total gerai tersebut dimiliki oleh lebih dari 2.400 Franchisee atau sekitar 70% dari Franchisee kami baru memiliki 1 gerai.

"Target pertumbuhan gerai tahun 2019 tidak kurang dari 100 gerai di seluruh Kantor Cabang Alfamart. Wilayah potensial masih tersebar luas disetiap kantor cabang Alfamart. Melihat performance di Semester pertama tahun ini kami optimis untuk pencapaian di tahun 2019 akan mampu melebihi dari target," katanya kepada Franchiseglobal.com melalui keterangan resminya, Selasa, (6/8/2019).

Dalam mencapai target tersebut Alfamart senantiasa hadir di beberapa pameran- pameran franchise. Salahsatunya di pameran Franchise & Lisensi Expo Indonesia (FLEI) 2019. Dengan harapan dapat memberikan edukasi waralaba dan informasi perihal kerjasama waralaba Alfamart.

"Tahun lalu memang menjadi catatan tersendiri bagi kami, namun kami optimistis di FLEI 2019 akan lebih baik lagi. Target kami FLEI 2019 akan lebih baik, dari sisi jumlah peminatnya, dari jumlah usulan lokasi dan jumlah pencapaian buka gerainya," tuturnya.

Alfamart menilai bahwa pameran masih cukup efektif untuk mempromosikan waralaba, melalui pameran Alfamart mampu memberikan penjelasan lebih detil dan secara langsung.

Sebagai informasi Alfamart menawarkan 2 konsep kerjasama, pembukaan gerai baru (lokasi baru & konversi) dan take over gerai. Gerai baru bermula dari lokasi yang perlu di bangun menjadi gerai, sedangkan gerai konversi bermula dari usulan lokasi yang berupa minimarket tradisional atau yang dikelola masyarakat secara mandiri.

"Investasi pembukaan gerai baru sekitar 500 juta’an dan belum termasuk property dan renovasi. Investasi take over gerai mulai dari 800 juta’an, sudah termasuk sewa lokasi 5 tahun," jelasnya.

Investasi awal tersebut mencakup; Franchise fee 45 juta untuk 5 tahun, Instalasi kelistrikan, Peralatan gerai (Rak, Genset, CCTV, chiller, air conditioner, dst), Sistem informasi ritel, Shop sign dan sign pole, Perijinan gerai dan Promosi serta persiapan pembukaan gerai.

Royalti yang dibayarkan ke Alfamart dihitung secara progresif, tergantung kepada jumlah penjualan bersih bulanan gerai yang bersangkutan dan tidak termasuk pajak. Dengan estimasi pengembalian investasi awal adalah berkisar 42 bulan. [hfz]