JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Emiten ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menyatakan telah menyiapkan skenario terburuk jika seandainya pemerintah memberlakukan lockdown di sejumlah wilayan Indonesia guna memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus corona yang masif ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, S. Peter Suryadi melalui keterangan tertulisnya yang diterima FRANCHISEGLOBAL.COM, Kamis (3/4) kemarin. Peter memastikan bahwa rantai pasokan tetap berjalan dengan normal. Hanya saja, ada beberapa item yang pasokannya sangat minim, seperti masker dan hand sanitizer.

“Kemungkinan minimnya pasokan pada kedua item ini akan berkepanjangan mengingat masyarakat sangat membutuhkannya. Tapi kami pastikan stok untuk barang-barang primer yang dibutuhkan konsumen tetap aman,” kata Peter.

Perseroan juga telah mendistribusikan masker dan hand sanitizer serta beberapa vitamin untuk seluruh karyawan di beberapa gerainya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh serta mengingatkan seluruh karyawan agar tetap menjaga kebersihan.

Selain itu, lanjut Peter, pihaknya juga telah mendistribusikan makanan bergizi dan vitamin untuk paramedis di 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 serta menyumbangkan beberapa sembako kepada sekitar 30.000-an pengemudi ojek online.

Tak hanya itu, para UMKM yang berjualan di depan gerai Alfamart juga akan diringankan soal urusan biaya sewa. Peter menyadari betul dampak dari wabah Covid-19 ini sangat mempengaruhi ekonomi mereka.

“Yang pasti, manajemen berkomitmen untuk tetap beroperasi seperti biasa, selagi kami melayani konsumen selama masa-masa sulit ini dengan ‘harga normal’. Kami berharap kita semua bisa melewati masa yang paling menantang ini dan menjadi lebih kuat lagi. Tetaplah hidup sehat,” tutup Peter.