Selain tumbuh pesat dalam perkembangan jaringan outletnya, franchise mur dan baut pertama di Indonesia RJ STEEL ternyata sudah siap dengan perubahan sistem market di Indonesia yang mulai memasuki era digital. Franchise mur dan baut ini sudah menyiapkannya dengan sistem yang mengikuti era yang berkembang saat ini.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Business Development Director AJBS, Irwanto Limarno. Menurutnya, RJ STEEL sudah mengikuti pola pemasaran digital yang berkembang saat ini. Meski begitu, tambah Irwan , RJ STEEL tetap merangkum sistem offline dan tidak melupakannya. “Saya akui pertumbuhan online ini luar biasa. Tapi ketika orang bicara online dia melupakan offlinenya, padahal offline itu harus ada, tidak mungkin online diutamakan dan offline ditinggalkan, kalau saya memandang offline dan online harus ada, sehingga kita menggunakan model bisnis affiliate marketing ,” ungkapnya kepada Franchiseglobal.com.

Tak ayal jika RJ Steel memiliki apps yang difasilitasi dengan dua fungsi. Dimana satu sisinya digunakan untuk media promosi untuk outlet RJ STEEL yakni pihak franchise dan mitra. Aplikasi yang diberi nama Csmart ini resmi dirilis 16 Agustus 2017. “Kerjanya simple, aplikasi Csmart ini bekerja dimana saat setiap orang belanja mereka kan memiliki struk. Nah, struk nya tinggal mereka upload dan mereka akan mendapatkan cashhback 5-10% otomatis dan ini bertujuan sebagai promosi untuk pihak outlet saya,” ujarnya.

Inovasi lain yang kedepannya akan RJ STEEL ciptakan untuk mitra adalah express berupa truck, “Kalau ada food truck kenapa gak ada truck untuk mur dan baut”, ungkapnya. Kemudian Apps selanjutnya yang akan dirilis adalah conecers, merupakan salah satu apps digital marketing artinya semua pihak offline RJ STEEL tidak harus bingung membicarakan persoalan sales untuk menjual produk.

“Nantinya dengan app itu semua orang akan disediakan lapak untuk bisa menjual baut tanpa harus punya modal uang dan tanpa harus punya stock. Adapun nanti yang akan mengirim dan menerima uang adalah pihak offline RJ STEEL. Sehingga yang bekerja di online ini justru hanya menerima fee ke rekening”, tambahnya.

Diakui Irwan, terkait rencana ekspansi Iwan menyatakan bahwa dirinya meningkatkan status yang semula sebagai franchisor menjadi franchise manajemen. “Artinya, kedepannya saya akan mengcriate brand- brand franchise dari berbagai kategori” tutupnya.

 

Silakan klik RJ STEEL unutk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya