Franchiseglobal.com – Trend makanan asal Korea terbilang massif di Indonesia, hal itu dipicu dari gemerlapnya dunia entertainment asal negara tersebut. Wajar jika pengidolanya pun sangat antusias dengan budaya yang disuguhkan dari segi fashion, music dan food. Di Indonesia sendiri rumah makan ala Korea kian mudah dijumpai di setiap kota dengan berbagai keunggulan yang disuguhkan.

Salah satunya resto Chir Chir Indonesia Korean Fusion Chicken. Yudi selaku Manager Oprasional Chir Chir Indonesia mengatakan merk usaha ini hadir di Indonesia pada tahun 2016, yang mengambil franchise dari negara Singapura. Sejauh kehadirannya di Indonesia, Chir Chir mendapat antusias dari masyarakat yang luar biasa dimana mereka rela antri saat opening perdana.

“Chir Chir yang mereka tahu merupakan brand asal negara luar, sehingga membuat mereka penasaran dan akhirnya saat opening perdana cukup ramai. Produk Chir Chir pun terbilang unik, hal ini yang membuat masyarakat tertarik,” katanya kepada Franchiseglobal.com di gerai Chir Chir Pantai Indah Kapuk belum lama ini.

Dia menjelaskan untuk varian menu Chir Chir Indonesia sendiri sama halnya dari segi rasa dan porsi seperti di negeri asalnya. Sehingga bahan baku kecuali ayam keseluruhannya diimpor dari Singapura. Menu- menu pun merupakan permintaan dari para konsumen Indonesia untuk mendatangkannya dari Singapura ke Indonesia.

“Sehingga jikalau ada menu baru di Singapura maka Chir Chir Indonesia juga siap mendatangkan menu tersebut guna memenuhi permintaan konsumen Indonesia,” tuturnya.

Chir Chir sendiri memeliki arti tersendiri dimana masyarakat Korea menyebut Chir Chir adalah sebagai ayam. Produk ini memiliki keunggulan pada bumbunya yang unik, berbeda dengan restoran Korea yang lain. Cita rasa unik itu bisa digambarkan diantaranya menu ayam garlic yang tetap renyah walaupun sudah dibumbuhi saus dan bahkan bumbunya pun juga berbeda dari yang ada di Indonesia sebab merk dari negara luar ini memiliki standar kualitas tinggi.

Setidaknya Chir Chir Indonesia telah menghadirkan 10- 15 menu khasnya, dengan menu terfavorit ada pada ayam garlic dengan berbagai varian suguhan. Di Korean Food ini juga memiliki beragam paket porsi menu, ada porsi keluarga dengan ayam sebesar 500 gram.

Dalam bisnisnya Chir Chir Indonesia mengikuti trend konsumen, salah satu trendnya belanja menggunakan pembayaran digital melalui aplikasi. Sehingga Chir Chir bekerjasama dengan Go Food, Grab Food, Dana, OVO atau Go Pay. “Sekarang zamannya serba digital maka Chir Chir hadir memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga Chir Chir dapat dijangkau luas oleh masyarakat. Selain itu strategi marketing yang digunakan adalah melalui situs publikasi atau marketplace, seperti Zomato, Tokopedia dan menyusul Traveloka,” tuturnya.

Alhasil bisnisnya pun mendapat respon positif, yang mana kini Chir Chir telah memiliki 8 gerai yang tersebar di Indonesia. Untuk menjaga kelancaran mitranya, manajemen Chir Chir selalu melakukan monitoring terkait SOP nya apakah dijalankan, sehingga akan ada evaluasi dan solusi.

Bagi anda yang berminat berbisnis Chir Chir Korean Fusion Chicken, setidaknya perlu menyiapkan lahan dengan minimal luas 150 m2 dengan tambahan lahan parkir serta nilai investasi. Di akhir 2019 ini Chir Chir Indonesia fokus pada 8 outletnya dan kemungkinan mendatang akan ada di Medan. Dalam kerjasamanya mitra dikenakan biaya royalty fee 5% per bulannya dari hasil penjualan.

“Kita harap Chir Chir akan tetap jaya, selama mitra menjalankan SOP maka tidak akan goyang,” tutupnya.