Pecel Lele Lela sebagai market leader di bidang masakan olahan lele memandang optimis kehadiran pesaing-pesaing baru dalam bisnis ini. Rangga Umara selaku owner justru melihat keberadaan pesaing sebagai motivator dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan. “Saya justru berharap agar pesaing Pecel Lele Lela terus tumbuh sehingga pasar bisa berkembang dengan dinamis, selain itu kita juga akan dipacu untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” ujarnya.

Pada akhirnya, menurut Rangga, persaingan justru akan intens terjadi antar gerai Pecel Lele Lela. Dengan 100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia dan Asia, resto yang khas mengangkat menu kaki lima ini tetap semangat berkomptensi dengan berbagai program inovatif, seperti membangun sistem monitoring online, promo unik, dan pelatihan SDM yang berkelanjutan.

Selain brand atau namanya yang sudah cukup populer dikalangan pecinta kuliner, pecel lele lela juga mempunyai pelayanan prima sehingga membuat konsumen datang kembali. Selain itu, pelayanan prima juga memberikan kesan pengalaman yang jauh lebih kuat daripada sekedar menjual makanan yang enak. “Komponen terpenting dalam bisnis kuliner bukan hanya produknya saja melainkan ada pelayanan” ujar Rangga.

Pecel Lele Lela sendiri tidak hanya menghadirkan menu pecel lele yang hanya digoreng saja, tapi juga dapat diolah dengan berbagai macam bumbu-bumbu, seperti lele fillet goreng tepung, lele saos padang, lele fillet kuah tom yam, lele fillet lada hitam dan menu olahan lele lainnya. Selain itu terdapat produk makanan lain seperti yam bakar, dan menu olahan Bebek. Dengan ragam variasi menu tersebut, pelanggan akan merasa dimudahkan dan tidak merasa bosan.

Tepat tahun 2015 ini, Waralaba Pecel Lele Lela merayakan hari jadinya yang ke-8. Untuk itu Rangga menyiapkan beberapa rencana pengembangan bisnisnya baik dari segi penambahan outlet baru di beberapa wilayah yang potensial, sampai melakukan inovasi produk agar pelanggan semakin puas dengan pelayanan dari Waralaba Pecel Lele Lela.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa ulang tahun yang ke-8 ini, Pecel Lele Lela menunujukan kedewasaan, dan juga sebagai momentum seperti filosfi angka delapan yang mengalir dan tidak terputus. “Semoga ini menjadi bisnis yang sustain dan hubungan dengan mitra-mitra kita tidak terputus. Harapannya juga Lela betul-betul menjadi sebuah value, karena bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak di dalamnya.” sambungnya.

Pecel Lele Lela membuka peluang usaha bagi calon mitra yang berminat untuk bekerjasama. Jika anda tertarik, siapkan investasi berkisar antara Rp600 juta sampai Rp700 juta untuk bisa bermitra dengan bisnis yang berpusat di wilayah Kalimalang Bekasi, tersebut. (Adv)

Tertarik membuka usaha kuliner? Silakan klik Waralaba Pecel Lele Lela untuk informasi lebih lanjut atau isi form di bawah ini.

(Eza)