JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM - Berkurangnya aktivitas bepergian masyarakat selama Pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada bisnis isi angin. Kondisi tersebut seperti dialami oleh Green Nitrogen, outlet pengisian angin ban kendaraan, yang memiliki jaringan terbanyak di Indonesia.

Dwi Yudha Andi selaku Executive Advisor Green Nitrogen mengungkapkan, sama seperti bisnis yang lain, Green Nitrogen juga mengalami penurunan karena mobilitas masyarakat menurun drastis. Kondisi itu membuat Green Nitrogen menutup sejumlah outlet untuk mengurangi cost operation dan efisiensi.

“Tapi tidak ada PHK sama sekali, kami sama-sama bertahan, perusahaan menerima keadaan tanpa mengurangi karyawan,” ungkap Dwi Yuda.

Menurut Dwi Yuda, kondisi tersebut seiring dengan mobilitas masyarakat. Setelah mobilitas tinggi, aktivitas pengisian angin kembali meningkat, Green Nitrogen kembali membuka outlet yang pernah ditutup.

Selain itu, selama pandemi juga dimanfaatkan oleh Green Nitrogen untuk meningkatkan aktivitas digital, terutama marketing. Dwi Yuda menambahkan, pandemi juga digunakan oleh Green Nitrogen untuk mengukur kekuatan perusahaan.

“Alhamdulillah (Green Nitrogen) bisa melewati, dengan endemi, dan Green Nitrogen sudah mengalami peningkatan revenue dan income sudah kembali ke semula,” ungkap Dwi Yuda.

Setelah ini, Green Nitrogen akan fokus pada peningkatan jaringan dan outlet di seluruh Indonesia. Sebelum pandemi, Green Nitrogen memiliki 1.000 outlet, selama pandemi sempat turun menjadi 800-an, setelah pandemi usai Green Nitrogen menargetkan perkembangan jaringan outlet menjadi 1.000 lebih.

Berkat keberhasilan bertahan dan bangkit dari pandemi, Green Nitrogen berhasil meyabet penghargaan Top Opportunity Choice Award 2022, yang diselenggarakan oleh FranchiseGlobal.Com. Penyerahan penghargaan dilakukan pada gelaran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2022, yang digelar 3-5 Juni 2022.

Top Opportunity Choice Award 2022, merupakan apresiasi dan pengakuan bergengsi kepada pemilik bisnis waralaba, lisensi, kemitraan dan peluang usaha yang telah berusia 5 tahun lebih, dan berhasil membangun brand, menciptakan peluang, dan mengembangkan bisnisnya, sehingga menjadi peluang bisnis franchice dan lisensi yang berpotensi.

“Kami bersyukur, bisa mendapatkan penghargaan. Ini menjadi apresiasi, dan menjadi motivasi lebih baik lagi, berprestasi, dan mendapatkan hasil-hasil yang lebih baik lagi,” tutup Dwi Yuda.