Franchiseglobal.com – Bisnis franchise D’Penyetz semakin menunjukkan eksistensinya di Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa penambahan cabang baru yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia baru-baru ini seperti di Banjarmasin dan Makassar.

“Untuk yang di Banjarmasin dibuka oleh pemilik waralaba Samarinda. Sementara untuk Makassar adalah cabang outlet ketiga disana yang dibuka oleh pemilik waralaba yang sama,” jelas Founder D’Penyetz, Edy Ongkowijaya dalam keterangan resminya yang diterima Franchiseglobal.com, Senin (25/6/2018).

Sementara untuk opening berikutnya, kata Edy, ada di wilayah Pematang Siantar (Sumut), Pekanbaru, Tanjong Morawa (Sumut), Sorong (Papua), dan Manokwari (Papua). Sehingga total gerai dengan new opening yang ditargetkan sampai akhir Juli 2018 mendatang akan menjadi 118 cabang.

“Sedang dalam tahap diskusi adalah untuk Timika (Papua), Surabaya, Bandung (cabang ke dua Jawa Barat), dan Balikpapan (cabang ke 2),” kata Edy.

Edy berharap dengan semakin eksisnya D’Penyetz di Indonesia, pihaknya akan mendapatkan tim lokal yang solid dan mampu menjalankan SOP dengan baik.

“Harapan sudah pasti omset yang diinginkan. Untuk jangka panjang, semoga akan lahir cabang kedua dan seterusnya di kota-kota tersebut. Karena itulah indikasi keberhasilan suatu franchise,” jelasnya.

Saat ini D’Penyetz sendiri sedang dalam tahap progress untuk menambah armada tim pusat untuk bisa mensupport oulet yang ada mulai dari Aceh hingga Papua.

Menurut Edy, nama D’Penyetz semakin besar dan semakin dikenal oleh para calon investor berkat perbincangan dari mulut ke mulut dan juga testimoni real dari para pemilik yang sudah buka sebelumnya.

“Persentasi paling besar saat ini masih di Word Of Mouth. Biasanya itu dari relasi teman atau saudara mereka yang sudah buka D’Penyetz. Mereka juga biasanya buka lebih dari satu outlet. Setelah itu persentasi kedua adalah dari internet (google search) dan website,” katanya.

Edy menargetkan, pihaknya bisa membuka hingga mencapai 120 outlet di Indonesia tahun ini dan satu market internasional negara keenam yaitu ke Australia.

Adapun bagi Anda yang tertarik dengan bisnis D’Penyetz, nilai investasinya berkisar di angka Rp1,2 miliar sampai Rp1,8 miliar. Nilai tersebut sudah termasuk renovasi, equipment, stainless dan lain-lain.

Silahkan klik D'Penyetz untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]