Dewasa ini franchise bisnis kecantikan semakin menjamur dan awareness masyarakat akan perawatan wajah semakin membaik. Tak ayal jika pelaku usaha di bisnis waralaba kecantikan mulai beduyun duyun meningkatkan strategi pemasaran seperti yang dilakukan Naavagreen. Bisnis waralaba skin care ini mendapatkan respon positif seiring dengan maraknya bisnis serupa yang menjadi kompetitornya.

Hal ini diakui oleh Direktur PT. Sahabat Naavagreen Indonesia, Yoshua Aditya Susanto, “Sangat bagus, respon dari calon franchisee cukup banyak yang berminat dengan bisnis skin care ini,” ungkapnya kepada FranchiseGlobal.com.

Ditambah lagi segmen pasar Naavagreen adalah masyarakat menengah dan memilik prospek sangat luas dan besar seperti mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dan Pegawai Negeri Sipil. Sehingga Yoshua menegaskan bahwa peluang bisnis skin care Naavagreen sangat menjanjikan.

Diakui Yoshua bahwa selain memiliki segmen market menengah untuk kelas skin care tentunya diperlukan branding yang kuat menggunakan cara konvensional dan digital. “Selain pengiklanan melalui media sosial juga dengan cara mengikuti pameran Franchise,” terangnya.

Didukung para tenaga ahli yang memiliki basic 20 tahun pengalaman di industri farmasi dan layanan klinik kecantikan, kini Naavagreen telah memiliki 26 outlet yang tersebar di Yogyakarta, Madiun, Solo, kediri, Klaten, dan pulau Sumatera.

Kedepannya Yoshua berharap pihaknya mampu meluaskan banyak cabang-cabang Franchise Naavagreen yang akan di buka, terutama di luar pulau jawa. “Melihat respon pelanggan kami yang sangat menantikan kehadiran Klinik Naavagreen di kota mereka,” tutupnya.

 

Silakan klik Naavagreen untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya.