FRANCHISEGLOBAL.COM, JAKARTA - Wralaba Beard Papa's dikabarkan menutup beberapa gerainya di Indonesia, sontak hal itu membuat netiuzen Indonesia heboh dan meminta Beard Papa's tidak menutup gerainya di Indonesia.

Adalah sebuah video dari TikTok W Anes viral yang memberi informasi mengenai tutupnya gerai toko cream puffs (kue sus) Beard Papa's yang ada di Pondok Indah Mall.

"Ada berita dukacita, telah tutup Beard Papa's di PIM dan seluruh outlet Indonesia. Ayo yang sedih kalian kurang inves makanya jangan jajan boba melulu," kata seorang pria dalam video TikTok @anestiaaaa dikutip, Selasa (6/9/2022).

"Cuma close franchise, semoga bisa buka lagi," tambahnya.

Sontak hal itu membuat geger netizen Indonesia yang menggemari kue sus khas Beard Papa's.

"Please jangan tutup," kata salah satu netizen.

Lepas dari kehebohan netizen Indonesia yang menginginkan Beard Papa's tetap beroperasi, berikut sejarah singkat gerai Beard Papa's seperti dikutip dari situs resmi mereka.

Toko kue Beard Papa's awalnya mebuka gerai pertama mereka di Osaka pada 1999. Saat itu banyak orang tertarik mampir ke toko roti dan kue ini karena aromanya yang harum.

Selain itu, tentu saja wajah pemiliknya bernama Yuji Hirota yang mempunyai ciri jenggot putih. Sejak 1912 Wajah Hirota tersebut lah yang menjadi karakter logo dari Beard Papa's.

Bahkan, merek Beard Papa's sendiri asalnya adalah sebutan pelanggan untuk Hirota.

Banyak anak-anak yang bertanya pada Hirota mengenai produk baru yang lezat.

Menurut Hirota, dirinya terinspirasi membuat pastry yang mengembang layaknya jenggot miliknya dan kue sus sebagai bonus hadiah.

Ternyata, banyak pelanggan yang justru menyukai kue sus si bonus hadiah.

Dia pun sampai harus membuka toko baru untuk bisa melayani pelanggan baru membeli kue sus.

Dari sana, toko cream puffs atau kue sus Beard Papa's semakin maju dan membuka peluang waralaba.

Saat ini Beard Papa's mempunyai lebih dari 436 toko di 17 negara, termasuk Indonesia.