JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Franchise Depo Air Minum Biru boleh dibilang menjadi salah satu bisnis yang tetap eksis dan berjaya bahkan pada saat pandemi Covid-19 terjadi. Terbukti, hingga akhir Agustus 2020, merek depo air minum asal Surabaya yang kerap menerima berbagai macam penghargaan bergengsi ini telah mencapai target pertumbuhan sebanyak 502 gerai yang tersebar di 9 provinsi dan 34 kota di Indonesia, ditambah satu gerai di kota Sacramento, Amerika Serikat sebagai gerai riset dan pengembangan.

Dalam acara webinar beberapa waktu lalu, CEO dan Founder Franchise Depo Air Minum Biru, Yantje Wongso membahas konsep dasar bisnisnya dalam beradaptasi dan mengantisipasi pada perubahan masif yang terjadi di era Covid-19. Hasrat yang tinggi dan kemampuan dalam menjalankan bisnis Franchise Depo Air Minum Biru menjadi kunci dasar dalam beradaptasi di era perubahan saat ini.

“Bisnis Franchise Depo Air Minum Biru adalah usaha yang saya senang dan yang mampu saya lakukan. Jika ada tantangan dalam bisnis ini, saya akan berupaya untuk mengatasinya dengan mengukur risiko usaha,” ungkap Yantje.

Kesenangan dan kemampuan tersebut menjadikan Yantje dapat mengelola bisnis Franchise Depo Air Minum Biru dengan detail berdasarkan pemikiran original yang membedakan Air Minum Biru dengan lainnya.

“Air Minum Biru menjawab kebutuhan utama bagi masyarakat luas akan air minum yang berkualitas terbaik dengan harga murah,” jelas Yantje.

Hal inilah yang menjadikan Air Minum Biru sebagai produk unggulan yang dapat memberikan nilai tambah yang besar dan nyata kepada pelanggan. Para franchisee Biru juga merasa puas karena dapat dengan mudah menjual kepada para konsumen sehingga gerai Air Minum Biru selalu ramai pelanggan.

Dalam kesempatan yang sama, Yantje juga membagikan rahasia sukses dalam mengelola bisnis Franchise Depo Air Minum Biru.

“Franchise Air Minum Biru adalah usaha komersial mengelola partnership. Sehingga, alasan pertama dan utama keberadaan Franchise Biru adalah untuk berbagi sukses,” ungkap Yantje.

Target pertumbuhan gerai Air Minum Biru di tahun 2028 adalah 2500 outlet. Oleh karena itu, Franchise Depo Air Minum Biru membuka peluang dan kesempatan yang besar bagi para franchisee agar dapat mengembangkan usahanya.

“Visi dan misi Biru Air Minum Biru justru terpenuhi secara maksimal di saat krisis Covid-19. Oleh karena itu, Biru  berupaya penuh memenuhi amanah untuk berkontribusi maksimal bagi kebangkitan ekonomi Indonesia,” jelas Yantje.

Yantje juga mengajak para pebisnis untuk terus mengantisipasi perubahan, terus belajar, dan beradaptasi pada saat pandemi Covid-19. Semuanya dapat dikerjakan bila memiliki hasrat yang kuat dan kemampuan yang tinggi dalam bidang bisnis yang ditekuni.