Franchiseglobal.com - Kuliner bakso tentunya menjadi selera banyak masyarakat Indonesia. Salahsatu brand yang sedang berkembang adalah Bakso Wong Djojo, berdiri sejak 2015 bakso sapi khas Solo ini mengembangkan cita rasa kuliner Indonesia.

Sandi Wonodjojo selaku Founder Bakso Wong Djojo mengatakan setahun setelah berdiri pihaknya membuka kerjasama franchise. Hingga kini Bakso Wong Djojo telah memiliki 50 outlet, dengan sebaran di Jabodetabek, Batam, Tarakan, Jambi, Medan dan wilayah lainnya, adapun kantor pusat ada di Grand Like City, Kelurahan Duri Kosambi.

“Sagmen pasar Bakso Wong Djojo menengah ke bawah di mana harga terjangkau, modal terjangkau dengan harga jual Rp15 ribu tetapi bisa untung 100%. Harga termahal dengan menu Bakso beranak Rp35 ribu,” katanya kepada Franchiseglobal.com di pameran IFRA 2019.

Bakso Wong Djojo menjamin 100% daging sapi untuk olahan baksonya. Adapun varian menunya ada 8 jenis; bakso alus, bakso urat, bakso tahu, bakso keju, bakso beranak, bakso jumbo, bakso daging cincang dan bakso granat.

Bagi pembaca yang tertarik bergabung, Bakso Wong Djojo memiliki nilai investasi Rp19 juta. Adapun omzet dan BEP nya, jika mitra bisa menjual 100 porsi per hari maka 1,5 bulan sudah balik modal dengan untung bersih per bulannya bisa mencapai Rp15 juta. Kelebihan lainnya Bakso Wong Djojo free franchise fee.

“Di tahun 2019 ini target kita bisa bertambah 50 outlet lagi, kita akan mengikuti beberapa pameran untuk mencapai itu. Selain itu strategi promosi melalui sosial media juga dilakukan,” tutupnya.