Untuk menyukseskan langkah tersebut, Franchiseglobal.com telah mencatat 10 jurus ampuh dalam menumbuhkembangkan bisnis waralaba. Mari kita simak!

Menganggap Franchisee Bukan Karyawan

Para pemilik bisnis franchise atau franchisor perlu mencatat hal ini. Ya, karena pada dasarnya franchisee hanyalah sebagai mitra dan bukan karyawan perusahaan. Bahkan franchisor juga seharusnya menganggap franchisee sebagai bagian dari keluarga besar dari bisnisnya yang saling membutuhkan dan menguntungkan.

Melayani Sepenuh Hati, Jiwa dan Raga

Para franchisor harus mendorong franchisee untuk menjadi lebih sukses dari apa yang sudah franchisor lakukan. Karena, keberhasilan sebuah usaha waralaba franchisee memiliki andil yang besar dalam mengembangkan bisnis.

Membekali Franchisee Dengan Pengetahuan

Para franchisor membekali franchisee-nya dengan pengetahuan yang baik terkait dengan produk dan produksi, pemasaran dan penjualan, finance, leadership dan manajemen umum. Kemudian franchisor juga harus membina franchisee-nya agar bisa mengatasi peta persaingan dan tumbuh secara sustainable.

Monitoring dan Controlling Berkala

Para franchisor harus selalu melakukan monitoring dan controlling secara berkala serta melakukan review bersama atas progres bisnis, termasuk merumuskan bersama langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil untuk mencapai harapan dan keinginan franchisee.

Membangun Kepercayaan Para Franchisee

Bagi franchisor, para franchisee harus bisa sukses dengan bisnis waralabanya. Oleh sebab itu franchisor harus bisa membangun kepercayaan, memotivasi para franchisee akan kesuksesan bisnisnya serta menyatukan visi dan misi sebagai kekuatan untuk memajukan perusahaan secara bersama-sama.

Melakukan Komunikasi Bisnis yang Baik

Para franchisor harus bisa melakukan komunikasi yang baik serta mendengarkan dan merespon setiap keluhan franchisee. Bahkan seorang franchisor mampu menjadi business consultant, business advisor, business problem solvers yang praktis, efisien dan efektif.

Terus Support Franchisee

Franchisor harus terus memberikan support dan bimbingan yang berkesinambungan serta selalu memberikan yang terbaik kepada franchisee dan kepada customer.

Membuat Program Marketing

Franchisor harus berinisiatif untuk membuat program-program marketing, promosi dan penjualan baik untuk lokal market maupun nasional. Mampu memahami setiap daerah atau outlet franchisee-nya. Sebab, adanya perbedaan kultur, budaya, psikografi, pelanggan dan pesaing.

Memberikan Gambaran dan Pengetahuan

Franchisor harus memberikan gambaran, pengetahuan akan konsep franchising yang lebih benar, sehingga franchisee dapat menjalankan bisnis franchise-nya dengan baik.

Mendorong Franchisee Untuk Tidak Ketergantungan

Franchisor harus bisa mendorong franchisee untuk tidak ketergantungan dengan franchisor serta dapat memahami akan bisnisnya dan membangun hubungan yang saling menguntungkan.

Pada akhirnya, membangun dan menjaga kepuasan franchisee secara garis besar terangkum dalam 4 parameter: Franchise System, Franchise support, Franchise Relationship, Franchise Prospect.

Salam Franchise.