Franchiseglobal.com - Waffelicious hingga kini telah memiliki lebih dari 145 outlet yang tersebar di berbagai wilayah nusantara. Di tahun 2019 ini Waffelicious fokus dalam melebarkan sayap bisnisnya di luar Pulau Jawa. Hal itu melihat perkembangan bisnis Waffelicious begitu cepat dan banyaknya permintaan kemitraan yang justru melebihi perkembangan pembangunan mall- mall di Pulau Jawa.

Menurut Hendy Tanaka, Owner Waffelicious, massifnya pertumbuhan bisnis dikarenakan Waffelicious menganggap mitramitranya adalah keluarga, oleh karenanya seringkali dalam perjalanan bisnisnya dimanage secara kekeluargaan. Alhasil, bisnis yang dibangun dengan baik tersebut menghasilkan eksistensi Waffelicious yang tetap kokoh menjadi market leader waffle di Indonesia.

Selain itu, Waffelicious juga berhasil membangun brand image sebagai jajanan istimewa bagi konsumen yang cocok untuk menemani kala berbelanja di supermarket dan mall- mall. Tampilan produknya yang elegan di supermarket dan mall tentunya memberi kenyamanan bagi konsumen setia Waffelicious, sekaligus menjadi nilai plus bagi brand imagenya.

Hendy mengungkapkan, lokasi di keramaian itulah yang menjadikan brand image Waffelicious terjaga. Tujuan lainnya adalah agar mitra dan konsumen sama- sama senang akan kehadiran Waffelicious. Alasan lainnya yang memikat hati mitra untuk berbisnis bersama Waffelicious adalah setiap mitra dapat berkomunikasi langsung dengan Owner Waffelicious, harapannya dengan menjalin komunikasi yang baik maka mitra akan terbantu untuk memajukan bisnis bersama- sama.

Waffelicious adalah bisnis yang murah dan mudah, mampu memberikan gebrakan snack baru yang belum ada di Indonesia. Margin tinggi dengan omzet capai puluhan juta dan proyeksi ROI yang cepat, hanya 4-5 bulan (bahkan bisa 2-3 bulan, tergantung lokasi).

Lebih dari itu bisnis ini juga memudahkan mitra dengan bahan baku murah dan supply terjamin, sistem franchise yang telah teruji dan mudah diaplikasikan dengan manajemen yang handal dan professional. “Risiko bisa ditekan hingga kurang dari 5% dan pangsa pasar kita yang terus berkembang. Mitra akan terus mendapatkan supporting franchise,” tuturnya.

Keunggulan Waffelicious lainnya adalah selalu menjaga kualitas produk menunya, kondisi inipun berlaku walaupun pada saat harga bahan sembako mahal. Hendy menilai bisnis di produk yang menjadi kebutuhan sekunder tentu harus memiliki nilai lebih. Sehingga konsumen merasa puas dengan menikmatinya.

“Harga jualnya cukup terjangkau yakni dikisaran Rp 15 ribu sampai dengan Rp 20 ribuan, sehingga bisa menjangkau market menengah bawah, menengah, hingga menengah atas,” tutur Hendy.

Produk yang ditawarkan juga terbilang istimewa. Bentuknya unik, yakni berbentuk segi enam dan diperindah dengan bulatan-bulatan kecil di atasnya, rasanya krispi di luar dan lembut didalam. Menu varian rasa Waffelicious antara lain; Strawberry, Pandan, Mocca, Coklat, Black forrest, Vanilla, Blueberry. Varian itu dibalut topping dan filling; Chocochip, Dark chocolate, Oreo, Keju, Almond, Kismis, Koko crunch, Blueberry dan Durian.

Menurut Hendy, walaupun bisnis ini berasal dari Hongkong tetapi wafel termasuk makanan yang digemari di Indonesia apalagi konsep take away yang memungkinkan untuk dinikmati kapan dan di manapun berada. 

Bagi anda yang ingin bergabung berbisnis Waffelecious, untuk nilai investasinya khusus di Pulau Jawa Rp45 juta dan untuk di luar Pulau Jawa Rp50 juta. “Peluang di luar Pulau Jawa juga cukup besar, apalagi di sana belum ada usaha jenis waffle selain Waffelecious. Sehingga akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” terangnya.

Melalui investasi di atas, mitra akan mendapatkan paket perlengkapan counter lengkap beserta 4 Pan Waffle (tanpa booth, kulkas, kipas angin), bahan baku waffle (tepung) untuk 100 buah waffle (untuk berlatih & dijual), media promosi dalam bentuk file CD (Logo, stiker booth, Y banner, & brosur), 4 pcs kaos seragam karyawan, prosedur pembuatan waffle (SOP), hotline service untuk konsultasi, sistem operasional, sistem kelola selamanya dipegang oleh mitra dan tidak ada perpanjangan fee franchise.