Waffel merupakan jajanan kekinian yang terbuat dari adonan tepung dan komposisi resep kue yang sangat identik dengan rasa manis. Tren waffel kali pertama bermuara di Belgia, Amerika, Jerman. Namun, berbeda dengan waralaba makanan waffelicious, merek ini menghadirkan Hongkong style wafel dengan konsep take away.

Hadir sejak tahun 2009 dan berpusat di Solo, sang owner Hendi Tanaka menyebutkan jika belum lama ini, Waffelicious juga telah meresmikan outlet barunya di Mall Taman Palem- Cengkareng, Mall Plaza Asia-Tasikmalaya, Mall Karawang Central Plaza, Wonosobo, AEON Mall BSD, RS. Awal Bros. “Bersyukur dengan adanya penambahan outlet baru kami di beberapa wilayah ini, kini total Waffelicious kurang lebih berjumlam 137 outlet, semoga Waffelicious semakin diminati,” katanya kepada FranchiseGlobal.com.

Terkait dengan varian yang disajikan, hendy mengungkapkan jika rasanya masih distandarisasikan.“Untuk menjaga kualitas, kami masih belum menambahkan menu baru pada outlet baru Waffelicious,” ungkap Hendy.

Lebih lanjutHendy juga mengungkapkan jika kini pihaknya juga tengah melakukan survei lokasi untuk menambah outlet franchise waffel Waffelicious di Surabaya dan Abepura di Irian. “Masih rencana karena sedang menentukan titik lokasi yang strategis,” ungkapnya.

Sebelumnya Hendy juga mengungkapkan jika kini bisnis makanan Waffelicious masih fokus menyasar luar pulau Jawa seiring dengan banyaknya permintaan kepada brand yang satu ini. “Kebetulan di luar pulau Jawa kami melihat bahwa prospek bisnis kuliner disana bagus. Juga belum banyak kan pemain kuliner waffel,” lanjutnya.

Adapun untuk nilai investasi memiliki bisnis waffel Waffelicious, Hendy menyebutkan jika nominalnya masih sama. “Pokoknya kalau di pulau Jawa Rp. 45 juta, sedangkan diluar pulau Jawa kisaran Rp. 50 Juta diluar sewa lokasi ya,” tambahnya.

Silakan klik Waffelicious untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan Informasi lainnya