Waralaba Pecel Lele Lela sebagai bisnis resto yang mengusung makanan asli Indonesia, tetap konsisten dalam memanjakan para pelanggannya dengan tetap mengutamakan kualitas dan pelayanan pada setiap outletnya. Bisnis yang berdiri sejak 2006 itu, memang mengembangkan bisnisnya secara franchise atau kemitraan dengan mendirikan total puluhan outlet yang tersebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagian besar kepemilikan outlet pun telah dimiliki oleh mitra atau franchisee, dan hanya sebagian kecilnya saja yang dikelola sendiri oleh pusat. Walau begitu Waralaba Pecel Lele Lela sudah terbukti dengan pengalamannya mengembangangkan bisnis resto selama delapan tahun. Pada tahun ini pula Rangga Umara—sebagai pendiri dari Pecel Lele Lela, menyiapkan beberapa rencana program pengembangan pada bisnisnya.

Beberapa program itu diantaranya penambahan outlet baru di beberapa wilayah yang potensial, sampai melakukan inovasi produk agar pelanggan semakin puas dengan pelayanan dari Waralaba Pecel Lele Lela. Kemudian juga menurut Rangga, para mitra yang sudah bergabung dapat lebih erat lagi dalam menjalankan bisnisnya.

“Ultah yang ke-8 ini sebagai momentum seperti filosfi angka delapan yang mengalir dan tidak terputus. Semoga ini menjadi bisnis yang sustain dan hubungan dengan mitra-mitra kita tidak terputus. Harapannya juga Lela betul-betul menjadi sebuah value, karena bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak di dalamnya, tutur Rangga.

Pada tahun sebelumnya, Waralaba Pecel Lele Lela fokus dalam melakukan konsolidasi internal dan memperbaiki sistem agar sesuai dengan kualitas serta standar yang sudah ditetapkan. Sehingga sepanjang 2014 bisnis resto hidangan Nusantara ini, tidak membuka peluang bisnis franchise seperti biasanya, maupun membuka cabang outlet baru milik mitra. Kemudian tibalah pada tahun 2015 ini menjadi tonggak baru pengembangan bisnis Waralaba Pecel Lele Lela.

Beberapa target pun sudah dicanangkan, mengingat rencana pengembangan bisnis dengan bendera dagang PT Lela Internasional ini akan menjangkau wilayah-wilayah lain yang masih sangat potensial. Rangga menyambungkan bila Pecel Lele Lela akan fokus dalam pengembangan outlet pada setiap wilayahnya, agar tidak terlalu sporadis namun tetap mudah dalam pengontrolan dan membentuk jalur distribusi yang terintegerasi.

“Mulai 2015 kita membuka lagi peluang franchise bagi mitra yang ingin bergabung. Targetnya dalam satu bulan kita bisa buka dua cabang baru, Kita sedang optimalkan di Jakarta dan Jawa Timur, dua wilayah itu yang paling potensial,” pungkas Rangga.

Jika anda tertarik, siapkan investasi berkisar antara Rp600 juta sampai Rp700 juta untuk bisa bermitra dengan Pecel Lele Lela. Biaya tersebut sudah termasuk franchise fee Rp100 juta selama lima tahun, deposit senilai Rp30 juta, dan dekorasi desain interior eksterior. (adv)

Anda tertarik? Klik Waralaba Pecel Lele Lela untuk mengetahui info lebih lanjut.

(Heksa R.P)