Biro Perjalanan Wisata dengan konsep Full Service Travel Agent, TX Travel senantiasa mengedepankan pelayanan prima dengan balutan profesionalitas sepenuh hati guna memenangkan persaingan di pasar.

Support Manager TX Travel Dina Handayani mengatakan dua prinsip tersebut yang menjadikan perusahaan sukses dalam menggaet konsumen maupun mitra bisnis.

“Dari internal sendiri kami menggunakan Tour Leader yang merupakan internal Staff kami, bukan Freelance, juga menjadi kelebihan tersendiri. Internal Staff pasti memiliki kualitas layanan yang sudah memenuhi semua standar layanan perusahaan, loyalitas yang tinggi serta rasa memiliki yang besar terhadap perusahaannya, membuat para Tour Leader akan selalu bersedia memberikan pelayanan terbaik mereka kepada tamu,” ujarnya.

Dalam strategi bisnis lainnya, Dina menyebut bahwa TX Travel berpengalaman melakukan Charter Flight. Ini telah berhasil menjadi disruption dalam kancah persaingan bisnis Travel Agent.

“Di saat pihak lain ribut kalah bersaing dengan Online Travel Agent [OTA], TX Travel membuat terobosan dengan melakukan strategi Charter Flight, dimana kita bisa mengatur harga jual kepada tamu,” ungkapnya.

Kemudian secara digital, TX Travel disebut Dina memanfaatkan kekuatan broadcast WhatsApp yang disebar ke pelanggan tetap ataupun calon pembeli, serta promosi melalui sosial media untuk menarik pangsa millenial.

“Untuk diketahui juga, kami saat ini sigap melakukan joint promotion bersama sebuah market place nomor satu di Indonesia dengan harapan memperluas jangkauan brand dan menyentuh pangsa pasar baru yang lebih segar,” terangnya.

Prinsip-prinsip dalam berbisnis yang cukup baik tersebut membawa pengaruh positif terhadap kinerja TX Travel. Sejak berdiri pada 1991, TX Travel telah mengukuhkan dominasi pada industri agen perjalanan dengan pembuktian 248 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“Jumlah gerai yang tumbuh tahun 2019 ada 4 cabang, dengan rerata omset berada pada kisaran Rp10 juta perharinya. Kemudian pada setiap cabang tersebut kira-kira ada empat orang pekerja yang mengoprasikannya. Sementara itu di kantor pusat sendiri kami punya 120 orang pekerja,”terangnya.

Dari sisi investasi sendiri, Dina menjelaskan bahwa investor dapat menjadi bagian kesuksesan TX Travel dengan membayar franchise fee sebesar Rp100 juta. Adapun, total investasi yang dibutuhkan oleh mitra adalah sekitar Rp250 juta untuk sebuah kerjasama yang menyeluruh.

Berkat kerja usaha yang gemilang serta prospek bisnis yang baik maka tak salah jika biro perjalanan yang berada dibawah naungan PT Jakarta Express Utama ini kemudian diganjar beberapa penghargaan. Apresiasi seperti The Best Franchise in Relationship 2015 dari AFI & YouBrand, The Fastest Growing Franchise & Business Opportunity 2015 dari AFI & Majalah Franchise adalah bukti kegemilangan TX Travel dalam menggarap industri jasa di Indonesia.