Franchiseglobal.com – Brand Superoti seakan sudah tidak asing lagi dijumpai di mall- mall Indonesia utamanya wilayah Jabodetabek. Sejauh ini bergerak di bidang roti, gerainya telah mencapai 60 gerai. Kedepannya Superoti berharap dapat mengembangkan gerainya di luar Jabodetabek dengan system kemitraan.

Berdiri selama 15 tahun, tentu hal ini menjadi nilai besar bagi Superoti untuk membuka peluang kerjasama. Di sisi keunggulan, Superoti memiliki varian roti yang banyak setidaknya ada 40 macam dengan rasa yang enak. Roti yang diproduksinya pun tidak menggunakan bahan pengawet sehingga rotinya selalu fresh, tidak bisa lebih dari dua hari.

“Kita masih memiliki idealisme untuk tidak merusak kesehatan generasi muda Indonesia karena bahan pengawet. Walaupun dengan bahan berkualitas dan pengelolaan yang professional, harga Superoti cukup terjangkau murah,” kata Ferdinand Tanjung selaku Founder Superoti kepada Franchiseglobal.com usai menghadiri seminar Indonesia Brand Network di Whiz Hotel, Kamis, (28/11/2019).

Dibandingkan roti premium tentu Superroti 30% lebih murah dengan kisaran harga mulai dari Rp5 ribu- Rp11 ribu. Ke depan Superoti berharap dapat membuka kerjasama kemitraan bahkan dapat berkolaborasi dengan membentuk outlet seperti memadukan roti dengan kopi.

Perkiraan untuk membuka satu outlet Superoti dibutuhkan setidaknya Rp300 juta di luar sewa tempat. Benefit yang didapat diantaranya training 3 bulan sampai mitra dapat membuat roti sesuai standar Superroti, kemudian mendapatkan suplai bahan baku dan booth outlet lengkap dengan perlengkapan jualan.

“Sebenarnya roti saat ini sudah menjadi trend, bahkan anak- anak milenial pun sudah mulai makan roti. Artinya roti sangat diterima luas di masyarakat, artinya memang bisnis di kategori kuliner masih memberikan margin yang cukup besar bisa mencapai 45%,” ungkapnya.

Untuk itu bisnis Superoti cukup menjanjikan bagi mitra, menurutnya jika memilih untuk menaruh uangnya di koperasi atau membuka usaha maka usaha lebih baik karena berkembang.

Sampai akhir tahun 2019 memang Superoti belum membuka peluang kerjasama, namun terbuka untuk diskusi. Sebab secara resminya akan dimulai kerjasama di tahun 2020. Adapun informasi lebih lanjut bisa mengunjungi kitchen Superroti di beberapa titik yang tersebar di Jabodetabek.

“Zaman yang terus berkembang pesat menuntut kami untuk berkembang. Utamanya melalui digital marketing, hal ini tentu untuk memanjakan konsumen dan meningkatkan profit,” tutupnya.