Perkembangan dunia usaha saat ini tidak lepas dari sentuhan digital, baik dalam memudahkan transaksi maupun dalam mendongkrak brand image. Pun demikian pada industri franchise.

Chairman TRAS N CO Tri Raharjo mengatakan bahwa dalam membangun bisnis yang berhasil para pelaku usaha perlu fokus pada pendekatan offline dan online. Terkhusus online, dia menyebut salah satu cara untuk meningkatkan penjualan dan promosi adalah dengan memanfaatkan sejumlah platform media sosial.

"Ada tiga sosmed yang paling berpengaruh saat ini, pertama Youtube, kedua Whatsapp, dan yang terakhir adalah Facebook serta Instagram. Untuk itu para pelaku usaha perlu merambah media tersebut agar bisa berhasil dalam berbisnis," ujarnya dalam seminar Digital Branding for Franchise yang di gelar di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (14/9).

Selain itu, Tri juga menyebut bahwa pemilik franchise harus bisa membaca prilaku konsumen untuk dapat meng-grab peluang yang muncul di pasar.

"Contohnya adalah data yang saya miliki ini, terdapat 1,3 juta orang lebih yang mencari kata waralaba di internet setiap bulannya. Kemudian, juga 800.000 orang mencari kata franchise di internet. Nah peluangnya adalah bagaimana bisa me-matching-kan bisnis kita untuk bisa related dengan orang yang mencari tersebut," tuturnya.

Oleh karena itu, kreativitas dalam mengelola konten digital menjadi sesuatu yang sangat krusial. Tri juga mengungkapkan bahwa terdapat dua cara lain yang bisa digunakan oleh pemilik usaha guna mem-booster usaha mereka di ranah maya, yaitu dengan beriklan pada Google Ads dan membangun website resmi secara serius.

"Untuk Google Ads itu jelas, bisnis kita akan tampil pada laman pertama mesin pencarian Google. Nah, pertanyaannya adalah seberapa kuat daya spending kita untuk beriklan. Cara lainnya adalah dengan membangun website yang diperuntukan bagi bisnis kita sendiri. Cara terakhir ini biasanya dilakukan oleh korporasi besar dengan membuat konten-konten cerita series maupun serial bersambung seperti sinetron," tutupnya.