16 tahun berkiprah di industri makanan cepat saji Indonesia, Quick Chicken mulai menyadari arti pentingnya menjaga hubungan dengan para konsumen melalui sarana digital marketing. Dunia digital yang menawarkan ruang tanpa batas dan tanpa sekat dalam menjangkau target market, menjadi ladang paling efektif dalam memasarkan suatu produk.

Program-program yang bersifat konvensional pun mulai ditinggalkan, atau bertransformasi sesuai dengan perkembangan zaman. Tak salah jika dalam momentum hari jadi Quick Chicken yang ke-16 kemarin, franchise fried chicken ini melakukan re-branding di seluruh lini bisnisnya, baik secara visual outlet, hingga ragam strategi yang akan diplot.

“Kami telah memiliki divisi khusus tim kreatif yang diisi oleh anak-anak muda untuk men-develop program-program marketing yang lebih kekinian. Kami sengaja menggandeng anak-anak muda karena pemikiran mereka yang jauh out of the box. Dari sisi digital marketing juga kami makin intens beraktifitas di ranah sosial media yang kami miliki,” ujar Mahendra selaku Franchise Manager Quick Chicken.

Quick Chicken mulai merambah di dunia digital sejak delapan tahun yang lalu. Melakukan aktivasi lewat media sosial adalah langkah awal yang mereka lakukan untuk mendapatkan perhatian dari potensi dari pelannggan setia dengan menggugah foto, artikel, dan juga video, konten dan lain sebagainya secara rutin untuk menciptakan engagement netizen di dunia maya.

Selain itu, Quick Chicken juga concern menggunakan strategi marketing yang bersifat mendidik serta mengedukasi, dengan menyisipkan beragam konten yang mereka miliki seperti program “Tahukah Kamu” dan “Quick Fun Fact”. Program ini berisi tentang fakta yang menarik tentang ayam, kandungan nutrisi pada menu mereka.

Selain itu, waralaba ayam goreng yang sudah melebarkan sayapnya ke berbagai kota besar di indonesia ini juga kerap mengkampanyekan program khusus di platform digital miliknya seperti hari-hari besar nasional, hingga turut serta meramaikan tren yang tengah digandrungi macam Pokemon Go. 

Selanjutnya hal penting lainnya yang diterapkan Quick Chicken di media sosial adalah melakukan upaya fast respon agar cepat melakukan counter apabila ada hal negatif yang menghinggapi produk mereka.  Jikapun ada ulasan negatif yang mereka terima, hal tersebut akan dijadikan sarana untuk mengevaluasi serta meningkatkan kinerja tim agar terus memberikan yang terbaik kepada konsumen. 

Berkat segala bentuk konsistensi, serta aktif mengembangkan platform digitalnya, tak heran jika Quick Chicken pada akhirnya mampu merengkuh Indonesia Digital Popular Brand Award 2016. Kini, waralaba Quick Chicken telah mendirikan total lebih dari 275 outlet selama 16 tahun berkiprah. Bisnis yang dimiliki oleh Bedi Zubaedi ini, juga sukses menduplikasinya usahanya kepada para mitra dengan konsep franchise.

Klik waralaba Quick Chicken untuk informasi franchise, kemitraan, keuntungan dan info lengkap lainnya.