Merek yang berada di bawah naungan CV. Karyaneka Gemilang ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai pemain ayam goreng yang solid. Sejak pertama kali berdiri pada tahun 2010 lalu, sampai saat ini sudah ada lebih dari 700-an outlet yang beroperasi di seluruh Indonesia.

“Belum lama ini kita baru buka resto dan kafe terbaru di UMJ, Srengseng Sawah Jagakarsa, Expresa di Cinere, serta beberapa booth di Gandul, Cipete Karang Tengah,” ujar pemilik Kane Fried Chicken, Sri Sumarni melalui pesan singkatnya pada Franchiseglobal.com, Senin (5/11/2018).

“Tanggal 30 November nanti kita juga akan opening di Jogja, tepatnya di Jl. Kaliurang KM 10,” tambahnya.

Kane juga memiliki beberapa menu baru seperti menu super hot yang terdiri dari fried chicken “gepuk”, serba penyet, ayam & lele kremes dan sup ranjau. Selain itu juga ada menu extra Kane seperti soto, capcay, kwetiau, mie/bihun goreng, nasi goreng dan juga tahu tempe.

Sri berharap bisnis ayam goreng yang telah dikembangkannya selama 8 tahun ini bisa terus eksis di tahun depan dengan membuka banyak cabang, terutama di seluruh wilayah Jabodetabek.

Kane masih terus membuka peluang bisnis bagi calon mitra yang ingin bergabung. Nilai investasi yang ditawarkan mulai dari Rp17 juta untuk paket booth, Rp50 juta untuk paket express, Rp135 juta untuk paket mini resto, dan Rp200 juta untuk paket resto.

Silakan klik Kane Fried Chicken untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]