Salah satu mitra Snapy yang sudah cukup lama bergabung adalah Setyowati Handayani. Meski tak punya background sebagai pebisnis, tapi dia bersama sang kakak (Dwi Pudjiarso dan Istuti) punya visi dan misi yang sama dengan Snapy, yakni selalu berpikir ke depan untuk maju. Sehingga tak heran kalau bisnis yang mereka jalankan ini bisa bertahan sampai sekarang.

“Kami menjadi mitra Snapy itu sejak Snapy di-franchise-kan. Kebetulan kami franchise pertamanya Snapy. Berarti sudah sekitar 11 sampai 12 tahunan kami menjadi mitra Snapy dan nyatanya sampai sekarang,” ujar perempuan yang akrab disapa Aniek ini pada Franchiseglobal.com, Selasa (19/2/2019).

“Background kami bukan orang bisnis. Tapi setelah kami pelajari, sistem kami cocok dengan Snapy. Dari segi bisnisnya, produknya, filosofinya, visi misinya semua cocok dengan kami. Dan saat kami ketemu franchisornya (Dede Soemakno), kami ngobrol itu nyambung,” sambungnya.

Menurut Aniek, bisnis Snapy memiliki potensi yang sangat besar untuk kedepannya. Hal ini sejalan dengan franchisornya yang selalu berfikir ke depan. “Istilahnya kami baru selangkah, dia sudah tiga langkah di depan. Bisnis ini terus berkembang dan gak macet. Itu yang membuat kami optimis kalau bisnis ini masih punya peluang karena terus berinovasi,” jelasnya.

Aniek menambahkan, lokasi dan SDM (Sumber Daya Manusia) memiliki pengaruh yang sangat besar untuk keberlangsungan bisnis Snapy. Menurut dia, lokasi punya pengaruh sekitar 40 persen yang kemudian di susul SDM dan yang lainnya.

“Kalau itu sudah diterapkan, akan cepat balik modalnya. Kami sekitar 7 bulan sudah balik modal dengan omset bisa mencapai Rp100 juta sampai Rp300 juta setiap bulannya,” katanya.

Saat ini, Aniek dan keluarganya telah memiliki 4 outlet Snapy yakni Snapy Margasatwa, Bintaro Sektor 5, Lebak Bulus dan Ciputat. Dia pun merekomendasikan bisnis Snapy kepada calon investor yang cocok atau sejalan dengan visi dan misi Snapy. Dengan begitu, bisnis akan berjalan dengan baik.

“Syaratnya mereka harus bisa ngerti Snapy dan mau terlibat. Kalau tidak mau terlibat, silahkan ambil bisnis lain. Untuk orang-orang yang mau berkembang terus, ayo kita berkembang bareng. Jadi kami rekomendasikan Snapy hanya untuk orang-orang yang cocok saja,” tutupnya. [ded]