Franchiseglobal.com – Bisnis minuman happening masih sangat potensial berkembang di akhir tahun 2019 dan 2020 mendatang.  Terbukti hal itu dilakukan oleh brand yang sedang berkembang pesat di tahun 2019 ini yakni minuman TEGUK. Berdiri sejak tahun 2018 di bawah Perusahaan Bonju Indonesia Mas, kini TEGUK telah sukses memiliki 110 gerai yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Bandung.

Najib Wahab selaku Owner TEGUK mengatakan brandnya memiliki keunggulan dari berbagai sisi diantaranya harga yang murah namun berkualitas seperti minuman- minuman yang ada di mall- mall. Hal ini membuat TEGUK dapat diterima oleh seluruh kalangan baik menengah ke atas atau bawah.

“Kita memiliki prosedur yang tinggi dari mulai pemilihan bahan baku yang berkualitas semua. TEGUK juga dibangun saat ini dengan 80% milik reguler dan 20% kemitraan yang dikelola secara pasif atau 100% kita kelola full,” katanya kepada Franchiseglobal.com usai menghadiri seminar Indonesia Brand Network (IBN) di Whiz Hotel, Kamis, (28/11/2019).

Dia menjelaskan menjadi target ke depan tentu TEGUK akan terus diterima oleh masyarakat dan tumbuh pesat 3 x lipat dari saat ini untuk pertumbuhan gerainya. Untuk mencapai target tersebut, tentu TEGUK akan terus mengeluarkan inovasi- inovasi baru.

“Tentu untuk tetap bertahan kita telah membangun tim khusus dalam membangun brand TEGUK ini. Kemudian juga dari sisi marketing komunikasinya juga terus kita kencangkan baik dari segi offline maupun online. Dan paling utama adalah selalu menjaga service dan quality controlnya agar konsumen tetap menerima kita bahkan menjadi life style masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini dengang prinsip 80% milik pribadi dan 20% milik mitra pasif, TEGUK belum membuka peluang kerjasama kembali. Harapannya ke depan TEGUK dapat memberikan peluang kerjasama tersebut, sehingga saat ini Najib sedang merumuskan system kerjasama apa yang akan dipilih untuk mengembangkan TEGUK.

“Sekarang kita sedang godok mau pakai system franchise atau apa. Namun di tahun 2020 tentu kita akan berikan trobosan baru dengan target tadi tumbuh pesat 3 x lipat dari saat ini,” tutupnya. [hfz]