JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Kemitraan Bakso Wong Djojo semakin diminati para calon mitra bisnisnya. Hal ini disampaikan oleh pemiliknya, Sandi Wonodjojo saat ditemui FRANCHISEGLOBAL.COM di pameran franchise di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurut Sandi, sepanjang setahun 2019 lalu, pihaknya telah berhasil membuka sebanyak 30 cabang bakso milik mitranya. Kalau secara total, saat ini Bakso Wong Djojo telah memiliki 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Mayoritas Jabodetabek,” kata pria yang kerap mengenakan blangkon ini.

Sementara di tahun 2020 sendiri, dia menargetkan bisa menggaet mitra lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya.

“Kalau mitra saya berharap bisa sampai 60-an ya. Tapi yang buka cabang 50-an. Karena ada banyak mitra juga yang deal tahun lalu ada rencana buka tahun ini,” ujarnya.

Untuk kerjasamanya, Sandi menawarkan dua konsep kemitraan yakni konsep food court dengan nilai Rp19,9 juta dan konsep booth Rp25,9 juta.

Dia menyebut kalau mitranya bisa balik modal hanya dalam waktu satu bulan. Dengan catatan, mitra tersebut bisa menjual 100 porsi bakso setiap harinya dengan kisaran harga Rp15 ribuan.

“Kalau sehari bisa jual 100 porsi, berarti omsetnya bisa tembus Rp1,5 jutaan. Itu marginnya bisa sekitar Rp600 ribu sampai Rp700 ribuan,” kata dia.

Bakso Wong Djojo sendiri memiliki 8 jenis bakso yakni bakso tahu, halus, urat, keju mozzarella, jumbo, granat, daging cincang dan bakso beranak dengan harga jual mulai dari Rp15 ribu sampai Rp40 ribuan.

“Kedepannya, saya yang pasti jaga kualitas dan pelayanan terhadap cabang-cabang yang sudah buka,” pungkas Sandi.