Waralaba fried chicken masih jadi primadona masyarakat soal makanan cepat saji yang sering dikonsumsi. Produk ayam goreng chrispy kerap disandingkan bersama nasi yang notabene telah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Peluang ini pula yang dilirik oleh waralaba Rocket Chicken untuk turut menjadi pemain bisnis kuliner ini.

Bisnis resto cepat saji yang berpusat di Yogyakarta ini, begitu ekspansif dalam mengembangkan jaringan bisnisnya di beberapa wilayah di Indonesia. Total Rocket Chicken sudah mengoperasikan total 195 outlet sejak berkiprah di bisnis fried chicken nasional sejak 2010 silam.

Menurut Nurul Atik, Founder sekaligus pemilik waralaba Rocket Chicken, mengatakan jika prospek bisnis resto fried chicken Indonesia tidak pernah akan ada habisnya. Hal ini pun terbukti dari awal kedatangan produk asal Amerika Serikat ini di tanah air pada medio 90an, hingga sekarang brand yang mengusung menu fried chicken masih terus eksis bahkan cukup ekspansif ke berbagai wilayah.

Waralaba Rocket Chicken pun termotivasi untuk bisa mengembangkan bendera bisnisnya hingga bisa bersanding dengan brand kompetitor multinasional tersebut. Walau tantangan yang dihadapi tidak mudah, mengingat banyak juga pemain bisnis fried chicken asli lokal yang berkiprah di industri ini, Nurul tak gentar untuk terus berkembang bersama  para mitranya di sejumlah wilayah potensial lainnya.

"Kami akan lebih fokus di luar pulau Jawa, mengingat di (wilayah) Jawa keadaannya sudah cukup penuh. Kami membidik daerah potensial yang masih sedikit pemain bisnis fried chicken. Target kami minimal setiap kota terdapat outlet Rocket Chicken," ujar Nurul.

Lebih lanjut, waralaba Rocket Chicken juga sudah bekerjasama dengan salah satu grup usaha ternama nasional, untuk pengembangan outlet yang difokuskan di wilayah Sumatra. Namun tak menutup juga untuk wilayah lain jika ada calon mitra yang ingin bekerjasama dengan bisnis resto fast food ini.

"Sampai akhir 2015, kami optimis sudah bisa membangun dan mengoperasikan total 200 outlet. Insya Allah sebelum akhir tahun sekitar pertengahan Desember sudah bisa tercapai," pungkas Nurul.

Waralaba Rocket Chicken pun masih membuka peluang bisnis bagi calon mitra yang serius menggeluti bisnis fast food fried chicken. Ditawarkan investasi tipe resto dengan banderol senilai Rp215 juta. Biaya itu sudah termasuk franchise fee selama lima tahun, resto equipment, renovasi, dan fasilitas penunjang lainnya. (adv)

Klik Waralaba Rocket Chicken untuk informasi kemitraan, investasi, BEP dan info lengkap lainnya.

(Heksa R.P)