Steffie Collection siap menambah pundi-pundi keuntungan yang bisa didapat dengan menggarap target market baru. Setelah sebelumnya, bisnis bedding accessories ini bergeliat di segmen ritel dan menjangkau toserba di berbagai daerah di Indonesia. Jelang tutup tahun 2016 Steffie Collection siap merambah sektor pariwisata sebagai destinasi pasar terbaru mereka.

Franchise bedding accessories ini melayani pemesanan untuk hotel, baik untuk hotel bintang 1 sampai bintang 5 dan rumah sakit. Bukan hanya itu, bisnis ini juga melayani barang-barang promosi untuk bank, hotel dan perusahaan-perusahaan seperti bantal dan boneka. Desain sablon atau bordir dapat disesuaikan dengan merek bank, hotel dan perusahaan-perusahaan tersebut.

“Bisnis ini akan sangat masuk di daerah lokasi wisata seperti di Bali, karena produk kami bisa jadi oleh-oleh dan buah tangan yang sangat digemari oleh wisatawan,” ujar Stephanie Christiana Agustin, owner dari Steffie Collection. Lebih lanjut, ia menyambungkan jika produk-produknya memang sangat cocok untuk dijadikan buah tangan, terlebih produk unggulan Steffie Collection adalah batik tulis yang sarat akan warisan budaya Indonesia.

“Produk kami memang sudah dipakai oleh beragam brand hotel. Kedepan kami juga ingin menggarap segmen pasar turis-turis karena memang potensinya cukup seksi dan masih masuk dengan kami,” tambahnya. Dengan visi mengembangkan jaringan Steffie Collection diseluruh wilayah Indonesia dan mengangkat budaya lokal menjadi bernilai ekonomi, bisnis ini membuka peluang bagi calon mitra yang tertarik untuk bergabung.

Secara bersamaan, bisnis yang berpusat di Sragen Jawa Tengah ini juga tengah mempersiapkan diri untuk menembus pasar luar negeri. Wanita yang akrab disapa dengan Stephanie ini mengungkapkan jika pihaknya sedang menjajaki ekspor produk ke negara Australia. Tidak main-main, bahkan Stephanie sudah mengirimkan sample produk berupa kain batik sprei ke salah satu distributor di negeri kangguru tersebut.

“Saya punya teman yang memiliki relasi pasar di sana (Australia). Dia biasa ekspor produk furniture dan ternyata space kontainernya masih ada sisa untuk produk-produk lain. Untuk itu dia menawarkan saya agar mengekspor produk Steffie dan saya mengiyakan,” ujar Stephanie kepada PlasaFrancise.

Jika sesuai rencana, Steffie Collection akan mulai meekspor produk-produknya ke negara bekas jajahan Inggris itu mulai awal tahun 2017.

Bagi anda yang tertarik menggeluti bisnis tekstil, waralaba Steffie Collection dibanderol investasi senilai Rp390 juta. Biaya itu sudah termasuk franchise fee senilai Rp100 juta selama lima tahun, deposit fee senilai Rp12,5 juta, desain outlet, marketing tools, equipment, point of sales, pelatihan bagi karyawan dan mitra, dan juga stok awal produk. (adv)

Klik Steffie Collection untuk mendapatkan informasi franchise, kemitraan, investasi, ROI dan info lengkap lainnya.