Perkembangan bisnis resto fried chicken di Indonesia kian bergeliat. Kini tidak hanya brand besar asal negeri paman sam saja yang bisa mengembangkan sayap bisnisnya ke berbagai wilayah. Beberapa brand ayam goreng chrispy asli lokal pun banyak yang telah unjuk gigi dengan menggarap pangsa pasar yang masih sangat luas di seluruh Indonesia. Walau pemain bisnis di bidang kuliner ayam goreng ini sudah banyak, namun kue market share bisnis yama goreng terbagi rata sesuai dengan segmentasinya.

Kondisi ini yang dialami oleh waralaba Kane Fried Chicken sebagai bisnis resto cepat saji asli lokal. Brand kuliner yang berdiri sejak 2010 itu, menjangkau seluruh kalangan masyarakat dengan menyediakan menu fried chicken dan varian menu lain seperti Chicken Teriyaki, Ayam BBQ, Dori Teriyaki, Chicken Steak, Bakmi, Mie Hot Plate, Banana Split, Dim Sum hingga Salad Buah. Ragam menu yang tidak banyak ditawarkan resto sejenis membuat Kane Fried Chicken banyak dilirik oleh calon mitra atau franchisee.

Bisnis resto fried chicken ini pun dilirik oleh salah satu produsen bidang IT untuk turut mengembangkan jaringan outlet Kane Fried Chicken dengan sistem franchise. Perusahaan tersebut adalah PT. Zyrexindo Mandiri Buana yang terkenal memproduksi dan memasarkan produk gadged dengan brand Zyrex. Pada 17 Agustus 2015 silam, Sri Sumarni selaku owner waralaba Kane Fried Chicken bersama CEO Zyrex, Timothy Siddik menjalin kerjasama franchise selama lima tahun kedepan.

Dalam kerjasama tersebut, Zyrex mendapat previlage untuk mengembangkan resto cepat saji dengan brand Kane Fried Chicken, di berbagai kota di Indonesia hingga total 100 outlet resto. Seperti yang diungkapkan oleh Sumarni, jika selama lima tahun kedepan, perusahaan IT kebanggan nusantara tersebut akan mendapatkan kewenangan untuk membuka 100 gerai resto Kane Fried Chicken di seluruh Indonesia.

“Sistemnya sama seperti franchise tetap kena royalty fee dan franchise fee, namun bedanya kerjasama ini ada komitmen pembangunan 100 outlet itu. Kontraknya selama lima tahun itu 100 outlet resto harus sudah terealisasi semua,” ujar wanita yang karib disapa dengna Marni itu.

Lebih lanjut, wilayah yang akan dijangkau waralaba Kane Fried Chicken sesuai dengna usulan lokasi dan hasil dari survey yang akan dilakukan oleh tim franchisor. Sebagai langkah perdana, pada 1 Oktober 2015 nanti akan diresmikan resto cepat saji hasil dari kerjasama tersebut di wilayah Pandeglang, Banten.

Bila anda tertarik, waralaba Kane Fried Chicken dibanderol investasi mulai Rp14,5 juta untuk tipe booth dan untuk tipe resto senilai Rp150 juta.

(Heksa R.P)