“Kami mengklaim tempat kami itu lebih kepada relaksasi untuk keluarga dan bidikan market kami juga lebih luas. Jadi mulai dari anak-anak, pria, wanita bisa datang ke tempat kita. Kita lebih fokus untuk memberikan relaksasi kepada mereka,” ujar Marketing & Development Manager NEST Family Reflexology and Spa, Irene Arisandy pada Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu di pameran franchise di Jakarta.

NEST Family Reflexology and Spa sendiri telah membuka peluang bisnis melalui sistem franchise. Dimana bagi calon mitra yang tertarik, nilai investasinya berkisar di angka Rp1,5 miliar sampai Rp2,5 miliar (tergantung dengan luas tempat) dengan masa kerjasama per lima tahun.

“Kami memiliki training center, karena fokus dalam bisnis yang dijalani adalah pada tenaga sumber daya manusia, jadi kami harus support mereka. Maka dari itu kami harus memiliki training center itu sendiri dan training center kita itu ada di Solo,” jelasnya.

Sejak 2016 hingga saat ini, NEST Family Reflexology and Spa sudah memiliki 11 mitra dengan 16 outlet yang tersebar di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, Sulawesi dan juga Sumatera.

Menurut Irene, saat ini pihaknya tengah membidik segmentasi mall. Dia menilai peluang bisnis di mall untuk pijat keluarga masih sangat tinggi. Untuk itu, pihaknya berencana untuk membuka cabang di mall dengan konsep yang lebih ekspres.

“Kami melihat ini peluang yang sangat bagus ya, dan sekarang sedang kami develop untuk konsep yang di mall,” tambahnya.

“Harapan kedepannya, kami memiliki target bisa memiliki 100 cabang, termasuk yang ekspres,” tutupnya. [ded]