“Menjelang lebaran kita akan mengeluarkan puluhan model baju koko, gamis muslim. Sehingga untuk bulan April dan Mei ini kita akan menitikberatkan model-model seperti itu,” ujar perempuan yang akrab disapa Iin ini saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com di kantornya di kawasan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

Adapun untuk modelnya sendiri, Iin menambahkan, ada yang dari kaos, jeans dan juga katun dengan kisaran harga mulai dari Rp30 ribuan sampai Rp50 ribuan untuk harga grosir. Nantinya baju koko dan gamis muslim tersebut akan di deliver ke seluruh cabang Rene Baby Shop yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Itu untuk harga grosir. Tapi kalau untuk harga retail bisa di up sampai 20 persen dari harga grosir,” tambahnya.

Masih di momen yang sama, nantinya, kata Iin, konsumen atau langganan grosir juga akan mendapatkan bingkisan serta poin yang bisa dijadikan cashback. Dimana untuk satu poinnya sendiri bisa didapat dari setiap pembelian sebesar Rp100 ribu.

Belum lama ini, Rene Baby Shop juga telah membuka cabang barunya di Pekanbaru, Bengkulu dan Batam. Sehingga total cabang yang ada saat ini mencapai 22 cabang.

Rene Baby Shop juga masih terus menawarkan peluang kemitraan bagi para investor yang tertarik untuk membuka bisnis perlengkapan bayi. Ada dua konsep kerjasama yang ditawarkan. Pertama, konsep kios dengan ukuran 3x5 meter. Dengan ukuran tersebut, modal yang dibutuhkan hanya Rp38 juta saja. Sementara untuk konsep kedua adalah konsep ruko ukuran 5x10 meter dengan satu lantai. Modal yang dibutuhkan bisa mencapai Rp88 juta, itu sudah termasuk handphone, scanner, berlangganan sistem POS untuk satu tahun, rak, gantungan, spanduk, banner dan training.

Untuk perkiraan omset dalam sehari, kata Iin, mitranya bisa mencapai Rp600 ribu dengan konsep kios dan Rp3,5 juta per hari dengan konsep ruko. Kedepannya, Iin berharap Rene Baby Shop bisa terus melebarkan sayap hingga ke Luar Jawa seperti Timika, Makassar dan NTB (Nusa Tenggara Barat).

“Targetnya di tahun 2019 ini ada 10 mitra baru yang bergabung,” tutupnya. [ded]