Hal ini disampaikan oleh Aditiawarman selaku Marketing Executive PT Daekyo Indonesia (Eye Level Indonesia). Di Indonesia sendiri, Eye Level saat ini sudah memiliki 3 Flagship dan lebih dari 60 Franchise dan Home Class sejak tahun 2007 lalu.

“Alasan kami menggelar Eye Level Indonesia Expo karena sampai saat ini masih banyak kota di berbagai daerah yang belum terjamah oleh Eye Level Indonesia. Padahal kota tersebut memiliki potensi untuk membuka franchise maupun home class, karena banyaknya peminat,” ungkapnya pada Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Adit, masih banyak orang yang belum tahu apa itu Eye Level. Oleh karena itu, koa semakin banyak Eye Level Indonesia buka di berbagai daerah, maka secara otomatis brand awareness mereka akan naik.

Sepanjang Desember 2018 sendiri, Eye Level Indonesia Expo digelar di beberapa kota seperti Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

Di Indonesia sendiri, Eye Level menawarkan dua program belajar yakni Bahasa Inggris dan juga Matematika. Dengan belajar Bahasa Inggris, para siswa diharapkan bisa menguasai Bahasa Inggris, mulai dari pemahaman bahasa, penulisan hingga kelancarannya.

Sementara untuk program Matematika sendiri diharapkan bisa mengembangkan kemampuan pemecahan masalah sehingga memungkinkan anak bisa menguasai konsep pendekatan small-steps.

Eye Level masih terus membuka peluang usaha untuk para calon mitra yang ingin bergabung. Ada dua paket yang ditawarkan yakni paket Regular Franchise dan paket Home Class. Berikut rinciannya:

  • Regular FC : Lisensi Rp30 juta, deposit Matematika Rp5 juta, deposit Bahasa Inggris Rp4 juta.
  • Home Class : Lisensi Rp5 juta, deposit Matematika Rp1 juta, deposit Bahasa Inggris Rp1 juta.

Nilai tersebut sudah include booklet dan teaching tools untuk awal pembukaan, marketing (syarat & ketentuan berlaku) dan field consultant (Pengawas Area).

Silakan klik Eye Level untuk mengetahui nilai investasi, BEP dan informasi lainnya. [ded]