Apotek K24 yang telah berdiri sejak 2002 dan mulai diwaralabakan pada 2005 ini menjadi satu-satunya merek yang paling diminati oleh calon investor di kategori bisnisnya berdasarkan hasil survei Franchise Choice Index pilihan calon Franchise Buyer atau calon Mitra/Investor untuk berinvestasi di tahun 2019.

Apotek K24 terbukti unggul dibanding kompetitornya. Selain memiliki pelayanan 24 jam, merek ini juga sudah mengandalkan akses digital melalui aplikasi K24Klik yang bisa di download di Playstore atau Appstore.

“Dengan aplikasi K24Klik, masyarakat cukup order obat dari rumah saja. Karena sekarang semuanya sudah serba online. Kita berfikir, bagaimana cara menangkap market onlinenya ini, terutama kaum milenial yang tidak mau ribet keluar rumah lagi,” ungkap Setyadi Ari Wibowo, Franchise Expansion Apotek K24 pada wartawan Franchiseglobal.com usai menerima penghargaan No.1 Franchise Choice Award 2019.

Selain itu, Apotek K24 juga unggul dari pelayanan obatnya yang buka 24 jam dengan menyediakan banyak obat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara komplit. Karena menurutnya, tidak semua apotek di Indonesia yang buka dalam 24 jam nonstop.

“Mungkin kalau di Jakarta kita bisa lihat banyak juga yang buka 24 jam. Tapi kalau kita bicara ke Indonesia Timur, Indonesia Tengah di Kalimantan, itu tidak ada. Jadi spirit ini yang masih kami bawa dan mengajak masyarakat dan investor untuk membangun serta meningkatkan pelayanan masyarakat di Indonesia,” paparnya.

Saat ini, Apotek K24 telah memiliki sekitar 480 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Bagi yang tertarik untuk menjadi investor Apotek K24, nilai investasi yang dibutuhkan sekitar Rp1 miliar atau bisa disesuaikan dengan lokasi yang ingin dibangun. Nilai tersebut untuk setup interior dan juga penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dari franchisee hanya menyiapkan modal dan mempersiapkan bangunannya saja. Terkait dengan operasional, semua akan kami bantu,” katanya.

Setyadi menambahkan, Apotek K24 akan terus menambah jumlah gerai di tahun 2019 ini sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Apotek K24 juta akan terus fokus untuk meningkatkan pelayanan pada aplikasi K24Klik yang memudahkan masyarakat dalam membeli obat tanpa harus keluar rumah.

“Kami juga akan mengajak masyarakat atau calon investor untuk join. Sehingga kami tidak hanya berbicara apotek offline-nya saja, tapi kami juga libatkan franchisee di apotek online,” tutup Setyadi. [ded]