Tidak hanya ekspansif secara kemitraan namun juga impresif dari aspek kemenuan,  Rocket Chicken perusahaan waralaba yang bergerak di bidang restoran fast food berbahan dasar ayam, kian berkembang pesat, hingga sekarang tercatat lebih dari 243 gerai Rocket Chicken tersebar di berbagai kota besar dan daerah di Indonesia. 

Wahyu Bagus Irawan, Regional Manager Rocket Chicken PT Rocket Chicken Indonesia, pemegang merek Waralaba Rocket Chicken, menjelaskan dari jumlah 243 outlet Rocket Chicken yang telah beroperasi, sedikitnya dibutuhkan  tidak kurang dari 30 ekor ayam per hari per oulet, untuk memenuhi tingkat permintaan yang terus tumbuh setiap harinya.

“Pemenuhan bahan baku ayam dipasok dari sejumlah rumah potong ayam, salah satunya berada di Jawa Tengah, melalui skema kerja sama supplai bahan baku,” kata Wahyu, Rabu (02/11).

Lebih jauh menurut Wahyu, jumlah kebutuhan ayam kedepannya akan meningkat sejalan dengan ekspansi pangsa pasar Rocket Chicken melalaui penambahan varian baru bertajuk Chicken Level.

"Chicken Level adalah menu baru kami yang rencananya bakal dipasarkan awal 2017 mendatang, saat ini tengah memasuki tahap uji pasar di Yogyakarta, Semarang dan Pantura, harga jualnya sekitar 8-9 ribu Rupiah," tambah Wahyu.

Lanjut Wahyu, pengembangan menu utama tetap konsisten pada bahan baku ayam goreng yang diolah, lantaran dijelaskan Wahyu, makanan ini tidak pernah kehilangan penggemar di Tanah Air. "Bahkan, tren permintaan kuliner berbahan dasar olahan ayam terus meningkat," jelas Wahyu.

Sebelumnya, dijelaskan wahyu, sejumlah varian menu unggulan Rocket Chicken seperti seperti  burger, steik, dan chinese food, dengan konsep makanan sehat, berkualitas,  halal, cita rasa khas, serta harga terjangkau.