Franchiseglobal.com – PT. Biru Semesta Abadi, Franchise Depo Air Minum Biru sukses melangsungkan pembukaan kantor cabang baru yang berlokasi di Jalan Kopo Permai Kav. 50 AD-7, Bandung.

Peresmian kantor baru PT. Biru Semesta Abadi di Bandung dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Yantje Wongso dan Feni Justiani, CEO dan Founder PT. Biru Semesta Abadi , pada Jumat (11/10/2019) sore.

Peresmian Kantor Bandung bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan jaringan waralaba Depo Air Minum Biru di Bandung. Berdasarkan data akhir bulan September jumlah Depo Air Minum Biru di Bandung telah mencapai 48 gerai dari total 419 gerai Air Minum Biru di seluruh Indonesia.

“Kantor BIRU di Bandung diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam dukungan operasional dan marketing untuk jaringan waralaba Depo Air Minum Biru di Bandung”, ungkap Yantje Wongso saat memberikan sambutannya yang bertemakan “Panorama Biru”.

Acara peresmian Gedung dua lantai ini dihadiri puluhan tamu undangan, umat lingkungan St. Ignatius dari Paroki St. Martinus, relasi, dan franchisee Depo Air Minum Biru dari Bandung, Bekasi, Jakarta, Depok, Surabaya, hingga Balikpapan.

Rangkaian acara peresmian Kantor Biru Bandung diawali Misa Pemberkatan bersama Romo Yohanes Baptis Sahid, Pr. Bandung. Dilanjutkan Open House bagi para tamu undangan, Bazar Merchandise Biru, Seminar Bincang Bisnis Franchise Depo Air Minum Biru, dan training penyegaran karyawan Depo Air Minum Biru.

Executive Franchise Depo Air Minum Biru, Helena Wongkar mengatakan PT. Biru Semesta Abadi menargetkan hingga 10 tahun ke depan dapat membuka sebanyak 2.500 gerai sehingga Biru dapat menjangkau di seluruh kepulauan di Indonesia.

Dalam menggapai target tersebut, Biru selalu konsisten dalam hal branding dan terpenting ialah menjaga kualitas produknya. Ke depan Biru juga akan terus membuka cabang- cabang kantornya di luar pulau Jawa, seperti di Manado, Balikpapan dan lainnya.

“Dengan hadirnya cabang kantor ini diharapkan agar dapat lebih mudah dan cepat melayani Franchisee serta agar Biru lebih dikenal di masyarakat,” tuturnya kepada Franchiseglobal.com melalui sambungan telephone, Jumat, (11/10/2019).

Bahkan Biru juga telah hadir di Amerika, bahkan perkembangan bisnisnya cukup bagus dan naik setiap bulannya. Untuk respon sosial medianya di Amerika juga cukup baik.

Sebagai informasi BIRU menawarkan investasi sebesar Rp. 479.260.000 untuk jangka waralaba 10 tahun, diluar lokasi dan bangunan. Konsep bisnis BIRU adalah owner operating. Sehingga, franchisee terlibat aktif dalam mengelola gerai BIRU. Walau demikian waktu yang diperlukan untuk mengelola usaha sangat sedikit, satu jam per hari saja cukup pada saat operasional gerai sudah stabil. Hal ini dimungkinkan karena kesederhanaan sistem dan produk usaha Biru.

Imbalan manajemen atau sering disebut royalty fee di franchise Biru adalah 9%, yang hanya dibayarkan bilamana penjualan di gerai telah mencapai 150 botol galon 19 liter. Bila di bawah 150 botol galon 19 liter, maka franchisee tidak membayarkan imbalan manajemen kepada franchisor. Ada tambahan 1% untuk dana marketing bersama, yang penggunaanya dikelola sepenuhnya oleh franchisor.