Peluang bisnis kuliner Fried Chicken memang tak akan penah habis dijumpai. Diakui sang founder Scoopy Chicken & Steak Eko Budi Santoso, semenjak kehadirannya di Maret 2015, kini Scoopy Chicken & Steak berhasil menelurkan 8 cabangnya di wilayang Malang dan Pasuruan.

“Dalam waktu dekat ini, tepatnya 1 Maret 2018,  Scoopy Chicken & Steak akan hadir di Kebonagung, Pasuruan,” ungkapnya kepada franchiseglobal.com.

Bisnis Scoopy Chicken & Steak ini memiliki banyak menu lezat berbahan dasar ayam selain fried chicken.  Mulai dari nasi goreng hot plate, nasi goreng katsu, aneka mie hot plate, aneka steak, dan minunan ala kafe.

“Walaupun menunya ala kafe, namun segemen market kita kelas menengah ke bawah. Jadi paket ayam geprek saja kita jual mulai dari 10 ribu sudah plus es teh. Selain itu dari segi kulaitas rasa boleh diadu, ayam geprek kita yang menjadi menu best seller ini masih panas saat disajikan dan tentunya lebih crispy,” katanya.

Selain itu, Eko menyebutkan jika semua usia menjadi target market bisnis ini. Paslanya, tidak hanya menu makanan untuk anak- anak, di Scoopy Chicken & Steak, orang dewasa juga bisa sekaligus menikmati sajian ayam jontor serupa ayam lalapan yang sambalnya sangat pedas.

Menawarakan konsep kemitraan sejak 2018, nilai investasi kemitraan Scoopy Chicken & Steak mulai dari Rp 50 juta yang mana sudah termasuk bahan baku awal, training, media promo seperti brosur dan spanduk yang dapat mensupport perkembangan bisnis Scoopy Chicken & Steak. 

Kendati bisnis fried chicken telah menyeruak di komoditi bisnis kuliner Indoinesia. Berbekal pengalaman sang owner lebih dari 20 tahun di bisnis fried chicken, Eko optimis jika kemitraan Scoopy Chicken & Steak bisa merata ke seluruh penjuru Kalimantan dan Sumatera kedepannya.

“Asalkan kita terus berinovasi dan upgrade pelayanan dengan baik, saya yakin Scoopy Chicken & Steak akan semakin dikenal masyarakat, semakin banyak customernya dan semakin banyak cabangnya!,” tutupnya.