RFC Indonesia sendiri pertama kali berdiri pada tahun 2009 lalu. Sampai saat ini sudah lebih dari 300-an cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Peluang kerjasama kemitraan pun masih dilakukan demi pengembangan bisnis.

Untuk bisa bergabung menjadi mitra RFC Indonesia, ada 3 tipe yang ditawarkan yakni tipe ruko 50 m2 Rp250 juta, mini resto 100 m2 Rp300 juta dan tipe cafe 150 m2 Rp350 juta.

“Benefitnya, hak penggunaan merek dan desain RFC Indonesia, sistem bisnis RFC Indonesia, support berkelanjutan, promosi dan suplai bahan baku,” terang owner RFC Indonesia, Bhakti Desta Alamsyah saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu di pameran franchise di Jakarta.

Menurut dia, mitra juga akan dikenakan biaya franchise sebesar 25 persen yang termasuk akad ijaroh dan juga sewa manajemen sistem selama 5 tahun. Selain itu juga ada biaya royalti sebesar 5 persen yang mencakup akad bait dan jual beli bahan baku atau barang.

RFC Indonesia hadir dengan variasi menu yang disukai para pecinta ayam goreng seperti chicken katsu, chicken rica crispy, hot wings dan menu-menu lainnya. Soal harga, RFC sangat terjangkau yakni mulai dari Rp10 ribuan.

Kedepannya, Bhakti berharap RFC Indonesia bisa menjadi perusahaan waralaba rumah makan fast food yang terkemuka di Indonesia yang menyajikan 100 persen karya kuliner masakan asli Padang dengan citarasa mendunia. [ded]