Franchiseglobal.com - Peluang bisnis baby shop masih terbuka lebar di Indonesia. Melihat Indonesia merupakan negara ke-4 dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, sekitar 270.054.853 jiwa. Peluang ini pun dimanfaatkan oleh merk Baby Shop ternama yakni Rene Baby Shop.

Tokonya dapat dijumpai di kota- kota besar di Indonesia. Salah satunya yang berada di Botania 1 Nadim raya 2 no.1 samping puskesmas Botania, Batam. 

Penjaga toko Rene Baby Shop cabang Batam, Pebri mengatakan Rene Baby Shop Batam menyediakan perlengkapan bayi dengan komplit. Produk Rene sudah tidak diragukan lagi, sebab produk pakaiannya memiliki bahan yang halus dan tentunya dengan harga terjangkau.

"Saya melihat peluang di bisnis perlengkapan bayi masih sangat besar. Adapun Rene Baby Shop menjadi pilihan yang tepat, sebab Rene sudah sangat berpengalaman di bidangnya," katanya kepada Franchiseglobal.com, Kamis, (3/10/2019).

Potensi besar ini ditunjukkan dengan omset Rene Baby Shop Batam perharinya mencapai Rp300 ribu- Rp1 juta. Pebri pun berharap tokonya dapat menjadi pusat perlengkapan bayi ternama di Batam.

"Harapannya supaya tambah rame dan maju, targetnya jadi pusat perlengkapan bayi ternama di Batam," ujarnya.

Sebagai informasi, Rene Baby Shop didirikan oleh Indriani Lukman. Bisnisnya merupakan salah satu kategori bisnis yang menjual segala perlengkapan atau kebutuhan bayi, mulai dari sarung tangan yang dibanderol sekian ribu rupiah sampai kereta dorong dengan nilai mencapai jutaan rupiah.

Mengawali bisnisnya dari sebuah kios kecil berukuran 2x3 meter di dalam Toko Mester Jakarta Timur pada 1998 silam, Wanita yang akrab disapa Iin ini tidak berhasrat langsung membuka peluang kemitraan. Ia malah memutuskan untuk terus mengembangkan cabang milik sendiri di tahun 2004. Kemudian kembali membuka cabang di kawasan Matraman yang kemudian direlokasi ke Pasar Jatinegara (toko sekaligus kantor pusat saat ini) pada 2006.

“Baru setelah itu kami mulai memperluas cabang ke beberapa wilayah, dan sekarang sudah ada belasan cabang yang tersebar di Jabodetabek, Pekan Baru, Batam, Bengkulu, dan Jawa Timur. Kemudian di tahun 2016, setelah segala sesuatunya siap, kami membuka peluang kerjasama kemitraan. Saat ini, sudah 5 mitra yang bergabung” ungkap Iin.

Iin menceritakan, kepercayaan dirinya meningkat untuk memitrakan bisnisnya karena di tahun yang sama ia sudah mencatatkan bisnisnya di bawah payung hukum Rene Baby Shop. Selain itu, secara sistem ia juga sudah membangun sebuah sistem untuk mengontrol bisnisnya.

Menurut Iin, itu juga yang menjadi alasan utama kenapa dia ingin mengembangkan sayap bisnisnya lebih besar lagi. “Jadi kita pakai sistem POS (Point of Sales). Saya duduk disini, saya bisa lihat cabang Pekanbaru jam segini penjualan sudah berapa banyak, berapa item yang sudah terjual, dan apa saja yang dijual. Jadi saya bisa lihat stoknya itu benar-benar real banget. Makanya, saya berani untuk buka cabang karena semuanya sudah terkoneksi dengan sistem,” jelasnya.

Membuka Peluang Kemitraan

Iin menawarkan dua konsep kerjasama. Pertama, konsep kios dengan ukuran 3x5 meter. Dengan ukuran tersebut, modal yang dibutuhkan hanya Rp38 juta saja. Sementara untuk konsep kedua adalah konsep ruko ukuran 5x10 meter dengan satu lantai. Modal yang dibutuhkan bisa mencapai Rp88 juta, itu sudah termasuk handphone, scanner, berlangganan sistem POS untuk satu tahun, rak, gantungan, spanduk, banner dan training.

“Kami memiliki produk lebih dari 2.800 item. Untuk investor yang baru bergabung dengan konsep ruko kami berikan maksimal 1.388 item. Sementara untuk konsep kios kami berikan 388 item.

Untuk perkiraan omset dalam sehari, kata Iin, mitranya bisa mencapai Rp. 600 ribu dengan konsep kios dan Rp. 3,5 juta per hari dengan konsep ruko. Kedepannya, Iin berharap Rene Baby Shop bisa terus melebarkan sayap hingga ke Luar Jawa seperti Timika, Makassar dan NTB (Nusa Tenggara Barat). [hfs]

Klik di sini untuk info lengkap seputar Rene Baby Shop