Asia Wisata sebagai bisnis biro perjalanan terkemuka di Indonesia, Sabtu, 10 Oktober 2015 kemarin kembali merayakan hari jadinya yang ke-5 bertempat di MTH Sguare Jl. MT. Haryono Kav. 10 Jakarta. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar yang diikuti oleh para mitra dan peminat bisnis travel.

Dalam seminar tersebut, hadir dua pembicara yaitu, Direktur Asia Wisata Bapak Yanurmal dengan materi ‘Mengenal Lebih Dekat Asia Wisata’ dan Pengamat Franchise Bapak Tri Raharjo yang mengkaji tentang ‘Membangun Rasa Optimis di Masa Krisis’.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memeriahkan hari jadinya yang ke-5 bersama para mitra dan seluruh keluarga besar Asia Wisata. Dengan acara sebesar ini kan sayang jika tidak ada kegiatan lain. Makanya kami ambil momen ini untuk sharing bisnis juga dengan yang lain sehingga kami juga mengundang banyak orang selain para mitra,” jelas Yanurmal.

Dalam kesempatan yang meriah itu, Yanurmal memberikan kejutan dengan meluncurkan program baru yang dinamakan ‘Marketing Channel’. Konsep marketing channel ini diyakininya akan sangat membantu karena hanya dengan 1 user, agen akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda.

“Marketing channel yang paling kecil adalah silver dengan modal Rp 100.000 untuk mendapatkan satu user. Jika dia bisa jualan Rp 3.500.000 artinya dia mendapat keuntungan Rp  3.400.000. Satu orang agen berhak mendapatkan 100 user. Jika berhasil menjualnya semua, maka agen akan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 240.000.000. Kami targetkan untuk setiap propinsi ada satu agen,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asia Wisata memilih salah satu cabang dan agen terbaik. Pada kategori cabang terbaik Asia Wisata 2015, kali ini dimenangkan oleh cabang Kupang NTT. Sementara untuk agen terbaik diraih oleh Supardi dari Patih Jawa Tengah.

Hut Asia Wisata ke-5 ini juga memberikan doorprize seperti 1 unit sepeda motor (untuk franchise terbaik), 1 unit Leptop (Sub Agen terbaik), Voucher belanja, Handphone, Tiket pesawat dan masih banyak lagi.

Menyoroti kondisi ekonomi Indonesia sekarang, Yanurmal mengatakan bahwa pengaruhnya terhadap Asia Wisata ini tidak terlalu banyak. “Alhamdulilah untuk kami, tidak ada penurunan. Jadi kalau ditanya ada pengaruh ga dampak krisis? Jawabannya jelas ada. Tetapi, Asia Wisata tidak mengalami penurunan sampai saat ini. Bahkan secara kumulaif, saya menargetkan 50-100 agen,” terang Yanurmal.

Sebagai pimpinan, dirinya berharap agar terus memberikan suport terbaik kepada agen, sehingga respon baliknya adalah kerjasama mencapai hasil yang maksimal. “Karena bisnis kita B2B saya berharap semua mitra kebutuhannya saya penuhi dan kami bisa sama sama berjualan dengan baik demi mencapai hasil yang maksimal,” tutupnya.

 Klik Asia Wisata untuk mendapatkan informasi lebih lanjut

(Tokan)