Franchiseglobal.com - Salah satu pemain yang ahli dalam bidang makanan organik khusus bayi, Procil Bubur Organik kabarnya akan menghadirkan produk baru, yaitu Bubur Buah. Hal ini disampaikan oleh Head Marketing Procil Bubur Organik, Dena Wanta dalam keterangan resminya yang diterima Franchiseglobal.com, Jumat (4/5/2018).

Dena mengatakan kalau saat ini pihaknya masih melakukan tes uji coba terkait dengan produk barunya itu.

“Kami memiliki 9 outlet internal, dan saat ini kami sedang mencoba melakukan trial pada outlet internal kami terlebih dahulu sebelum dipasarkan oleh mitra kami,” ujarnya.

Menurut Dena, alasannya menghadirkan produk baru Bubur Buah adalah karena minat masyarakat yang cukup luas dan juga prospek usahanya yang cukup menjanjikan.

“Disamping itu bubur buah ini juga menjadi salah satu bukti komitmen kepada mitra kami untuk selalu berinovasi dan berkembang,” kata Dena.

Nantinya, Bubur Buah akan tersedia dalam beberapa varian rasa seperti Buah Apel, Pisang, Mangga, dan Strawberry. Sementara keunggulan dari Bubur Buah adalah dimana bubur ini terbuat dari bahan organik terpilih, dengan ekstrak buah asli, tekstur yang lebih lembut, mengandung prebiotic dan omega 3, dan juga tanpa 3P (pewarna, pengawet, perasa).

Procil Bubur Organik juga masih mencoba untuk terus menggaet calon mitra yang ingin bergabung. Ada 3 Paket yang ditawarkan yaitu Paket Silver dengan nilai investasi Rp14,7 juta (1 Unit Usaha), Paket Gold Rp26,8 juta (2 Unit Usaha dengan potongan Rp2,6 juta), dan Paket Platinum Rp36,9 juta (3 Unit Usaha dengan potongan Rp7,2 juta).

“Saat ini kami memiliki 136 mitra yang terdaftar. Beberapa mitra memiliki lebih dari 10 outlet. Jadi total outlet yang kita punya itu sekitar 300-an lebih,” ungkapnya.

Rencananya, bulan ini Procil juga akan membuka cabang baru di beberapa wiliayah yang ada di Jabodetabek, Serang dan juga Bandung.

Dena berharap, kedepannya Procil bisa terus melakukan inovasi dan juga bisa terus melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Harapan kita seperti itu. Mudah-mudahan,” pungkasnya. [ded]