Pertama kali berdiri di pertengahan 2018, Fat Milo langsung menawarkan kemitraan. Modal yang dibutuhkan adalah sebesar Rp35 juta untuk seumur hidup. Tidak ada royalty fee dalam kerjasama ini. Hanya saja, mitra diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat.

“Kami ingin kerjasama yang harmonis dengan mitra-mitra kami. Jadi sekali kerjasama untuk seumur hidup,” ujar Business Development Manager Fat Milo, Reynold pada wartawan Franchiseglobal.com beberapa waktu lalu di pameran franchise di Jakarta.

Meskipun masih tergolong baru, tapi Fat Milo sudah memiliki 28 cabang yang tersebar di Jabodetabek. Atas kepercayaan mitra-mitranya, Fatmilo juga telah memiliki cabang hingga ke Papua.

“Kami ingin Fat Milo bisa ada di seluruh Indonesia. Kemungkinan juga bisa sampai ke negara lain, seperti di negara asalnya, Malaysia. Jadi kami berharap bisa sampai ke mancanegara juga,” katanya.

Seperti diketahui, es kepal milo dalam beberapa bulan terakhir ini memang sedang hits di Indonesia. Bahkan, para warga rela antri berjam-jam untuk bisa mendapatkannya. Rasanya yang manisdan menggiurkan membuat es kepal milo jadi buruan banyak orang. [ded]