Sebagai brand Indonesia yang mampu mengibarkan bendera Indonesia ke panggung bisnis internasional, waralaba Alfamart mulai menunjukan keseriusannya dalam menjangkau pasar mancanegara. Tidak hanya fokus mengembangkan bisnisnya di tanah air, beberapa negara Asean telah dibidik sebagai bagian dari target marketnya.

Seperti yang dilakukan oleh Alfamart baru-baru ini. Bisnis yang membawa bendera perusahaan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) ini berencana menambah 100 gerai baru sepanjang 2016 ini. Perseroan telah membuka 99 gerai Alfamart di Filipina hingga akhir 2015.

”Sampai Juli 2016, jumlahnya sudah mencapai 152 gerai. Kami berharap di akhir tahun nanti sudah ada 200 gerai di Filipina dengan skema franchise,"kata International Business and Technology Director Alfamart, Bambang Setyawan Djojo dalam siaran persnya di Jakarta.

Bambang menjelaskan, bisnis tersebut dijalankan di Filipina dengan skema join venture (JV) bersama peritel lokal SM Group. Melalui Alfamart Retail Asia Ltd. (ARA) yang bermarkas di Singapura serta bekerja sama dengan SM Retail Supermarket, Alfamart membuka gerai pertamanya di Manila pada Juni 2014 lalu.

Menurut Bambang, pasar Filipina merespons positif kehadiran Alfamart karena bisnis retail grocery masih jarang di sana dan belum banyak pesaing langsung. Namun jika dibandingkan dengan di Indonesia, kontribusinya terhadap induk perusahaan masih belum signifikan.”Di sana lebih banyak kami temukan pemain convenience store. Namun kami percaya, ini merupakan peluang yang prospektif untuk terus dikembangkan," ujarnya.

Dia menjelaskan, tahun ini, perusahaan menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 2,2 triliun, salah satunya untuk ekspansi gerai. "Di dalam negeri akan kami tambah 1.200 gerai lagi dengan fokus di luar Pulau Jawa," ungkap Bambang.

Perseroan pun masih mengkaji kemungkinan ekspansi lagi ke negara ASEAN lainnya. Sampai saat ini, ekspansi ke luar negeri baru menyasar Filipina. ”Perusahaan masih melakukan studi untuk mempelajari pasar potensial beserta regulasinya. Masih mencari peluang ke negara lain," paparnya.

Ekspansi waralaba Alfamart di luar negeri menjadi nilai tambah bagi bisnis ritel lokal itu. Dengan kehadiran kehadiran gerai-gerai Alfamart tersebut di Filipina, Diharapkan bisa meningkatkan ekspor produk-produk lokal keluar negeri via jaringan tokonya. Nilai tukar rupiah yang sedang merosot menjadi daya magnet harga produk ini bisa bersaing.

Klik Waralaba Alfamart  untuk informasi franchise, investasi, syarat lokasi, permodalan, BEP dan info lengkap lainnya.