Franchiseglobal.com - Era digital telah memberikan kemudahan untuk memasarkan suatu produk atau jasa. Hanya dengan bermodalkan smartphone terkoneksi internet, apapun yang dicari bisa ditemukan dengan mudah. Tak heran kalau saat ini sudah banyak pelaku brand yang melek digital, baik untuk memasarkan produk maupun mencari mitra bisnis. Salah satunya adalah waralaba Crispyku Fried Chicken.

Pemilik brand Crispyku Fried Chicken, Alexander Theo saat ditemui INFOBRAND.ID pekan lalu di acara Roadshow Forum Brand 2019 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti mengatakan bahwa saat ini pihaknya bukan lagi bicara soal penerapan strategi digital, melainkan sudah melakukan perang digital.

“Kalau Crispyku bukan lagi strategi tapi perang digital. Saya sudah produksi banyak video yang saya upload ke Youtube. Itu sering sekali. Jadi setiap ada mitra yang MOU, training, atau sekadar datang ke kantor itu kita testimoni melalui video dan kita upload di Youtube. Itu salah satu teknik perang digital,” ungkap Alex, sapaan akrabnya.

Selain Youtube, kata Alex, Instagram juga memberikan kontribusi besar dalam perang digital. Sehingga sosmed yang satu ini tak pernah terlewat oleh timnya.

“Kita juga pakai Facebook dan website juga kita ada banyak. Di dalam website itu kita tanamkan ebook yang isinya berupa tips secara umum yang bermanfaat. Jadi nyari customernya gak manual lagi. Karena dari situ kita bisa dapat banyak database yang nantinya kita olah lagi,” jelasnya.

Terkait dengan pertumbuhan bisnis ayam gorengnya itu, Alex mengatakan bahwa tahun ini ada peningkatan sekitar 20 persen dari tahun lalu. Dia pun menargetkan tahun ini bisa membuka sebanyak 120 outlet Crispyku di seluruh Indonesia.

Tawarkan Peluang Bisnis

Crispyku Fried Chicken menawarkan peluang kerjasama melalui konsep franchise. Ada 4 paket franchise yang ditawarkan yakni paket modern senilai Rp20 juta, paket exclusive Rp26 juta, paket istimewa Rp49 juta dan paket mini resto Rp250 juta.

Paket istimewa sudah menggunakan booth yang istimewa dengan bahan mix steel steinless plus warmer 100 cm plus deepfryer besar 2 basket plus adukan steinless plus variasi dinding acrylic plus sticker menu acrylic. Tampilan booth mewah dan menawan dengan bahan berkualitas. Sedangkan mini resto nilainya Rp250 juta termasuk meja, kursi, interior ruangan, frezer, cash register, tabung gas, lengkap semuanya.

Menariknya, selama 2 tahun mitra tidak dibebankan dengan biaya royalti. Namun di tahun ketiga, ada biaya royalti sebesar Rp2,5 juta per tahunnya. Sementara untuk omsetnya sendiri, rata-rata berkisar Rp30 juta sampai Rp60 jutaan dengan estimasi balik modal sekitar 6 sampai 12 bulan.

Dari sajian menu, Crispyku juga terbilang inovatif. Tak hanya ayam goreng tepung yang disajikan tapi juga ada Beef and Chicken Burger, French Fries dan ayam geprek sambel cobek. Crispyku juga hadir dengan inovasi minuman Bubble bernama Crispyku Drinks. Bisnis minuman Crispyku Drinks juga saat ini tengah membuka peluang bisnis. Nilai investasinya dipatok 8,5 juta rupiah.

Brand Crispyku Fried Chicken juga sudah terdaftar di Kementerian Perdagangan dengan diraihnya Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) pada 2 Oktober 2016. Dan terdaftar di Departeman Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM sejak tahun 2010.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik link berikut https://www.franchiseglobal.com/crispyku-fried-chicken.html