Franchiseglobal.com - Franchise depot air minum isi ulang Oslo Water Indonesia mengedepankan kualitas dan harga yang kompetitif dalam mengembangkan bisnis waralaba di Indonesia. Co-Founder dan CEO Oslo Water Indonesia Jeremy Michael mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki pengalaman yang mumpuni dalam urusan air minum selama lebih dari satu dekade.

“Cikal bakalnya itu sudah kita mulai dari sekitar 15 tahun lalu. Awalnya,kami meng-handle water treatment dari banyak klien korporasi, seperti rumah sakit, hotel, restoran, dan café yang butuh filtrasi soal air. Disana kemudian kami bangun Oslo Water ini,” ujarnya pada pameran IFRA 2019, Sabtu (6/7).

Seiring berjalannya waktu Oslo Water Indonesia kemudian berkembang dan memiliki brand air minum isi ulang sendiri dan mulai dipasarkan secara langsung kepada masyarakat.

“Untuk sistem franchise-nya sendiri itu baru pada Januari 2019 kami luncurkan untuk yang brand Oslo air minum isi ulang,” imbuhnya.

Jeremy juga menyebut, dengan pengalaman selama belasan tahun, bisnisnya kini telah merambah pada lima kategori berbeda, namun tetap dalam line produksi air minum. Selain kemitraan franchise, Oslo water juga memfasilitasi konsumennya yang ingin memiliki atau membangun brand air minum sendiri tanpa harus memiliki pabriknya.

Karena sudah malang-melintang sebagai provider air minum pada segmen korporasi, tak heran kontribusi revenue perusahaan ini juga masih didominasi dari kalangan pebisnis besar ketimbang rumah tangga.

“Sekitar 60% datang dari korporasi, misalnya kami kasih pengadaan galon ke pabrik, restoran, dan cafe. Ada juga dari rumah sakit. Kalau dari rumah tangga itu masih sedikit, makanya mau kami push ini,” jelasnya.

Dari sisi nilai investasi, Oslo Water menawarkan enam paket berbeda, dimana tiga diantaranya dimulai dari kisaran harga Rp50 juta. Pada paket tersebut terdapat sistem pembelian putus, yakni konsumen yang memutuskan berinvestasi di Oslo Water Indonesia akan mendapatkan sejumlah peralatan produksi dan juga mesin. Adapun, BEP investasi diperkirakan akan kembali dalam jangka waktu 6 bulan hingga 24 bulan.

“Paket ini biasanya untuk para mitra yang ingin membangun brand-nya, tanpa ada embel-embel keharusan bayar royalty. Semacam empowered by Oslo  lah,” sebutnya.

Pada perhelatan IFRA 2019, Oslo Water Indonesia menargetkan dapat membukukan 15 calon kemitraan Franchise. Untuk cabang sendiri, Oslo Water telah memiliki dua gerai di Jawa Tengah dan satu gerai di Alam Sutera.

“Next dua bulan lagi kami akan buka juga di Depok,” tutupnya.