Kehadiran bisnis minimarket memang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang kerap membutuhkan produk sehari-sehari mulai dari makanan, minuman, produk kebersihan, hingga barang keperluan rumah tangga lainnya. Belum lagi bisnis minimarket yang bertebaran saat ini berlomba-lomba menawarkan kenyamanan serta pelayanan yang baik demi kepuasan para pelanggannya.

Nama besar waralaba Alfamart yang sudah dikenal luas oleh masyarakat, membuat bisnis minimarket ini banyak diminati oleh calon mitra yang ingin memiliki menduplikasi brand tersebut. Sistem franchise yang ditawarkan oleh Alfamart tentu menjadi sebuah peluang menjanjikan, karena butuh pengalaman yang tidak cukup hanya setahun atau dua tahun untuk membangun brand image yang baik di benak masyarakat.

Hal ini pun dibuktikan dengan keberadaan toko ritel itu yang selalu ramai dikunjungi oleh para pelanggan yang terdiri dari berbagai segmen masyarakat. Total Alfamart sudah mendirikan lebih dari 10 ribu outlet yang tersebar di kota-kota besar Indonesia. Jangkauan wilayahnya pun meliputi Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, untuk Sumatra baru beberapa kota yang sudah tersedia outlet minimarket tersebut.

“Untuk Sumatra kita belum masuk wilayah Padang, Bengkulu, dan Aceh. Wilayah Kalimantan baru Banjarmasin dan Pontianak. Untuk Sulawesi kita baru masuk Makasar dan Manado. Rencana kedepan kita akan mengeksplor daerah yang belum dijangkau tersebut, jadi pasarnya masih terbuka luas,” ungkap Tomy Sugiantio, General Manager Marketing Franchise Alfamart.

Bisnis waralaba minimarket tersebut juga merupakan  suatu  investasi  yang sangat menguntungkan, tidak saja dari segi materi namun juga brand image Alfamart yang cukup kuat di  masyarakat. Seperti dikutip dari siaran persnya, berdasarkan  hasil riset Nielsen, Alfamart mampu meraih  Brand  Awareness dan Store Equity tertinggi dibanding Ritel lain di Indonesia. 

Hal ini tak terlepas dari berbagai program yang dicanangkan baik program promosi, maupun program  sosial  dari  Alfamart yang secara terus menerus di adakan sehingga hal ini mampu menancap di benak masyarakat.

“Sistem waralaba kami menawarkan kemudahan, baik dari sistem bisnis minimarket, manajemen, standar operasional prosedur, program marketing, operasional bisnis, rekruitment karyawan, training SDM, dan training franchisee, semuanya dikerjakan oleh franchisor. Mitra atau franchisee franchisee tinggal siapkan modal dan tempat sebagai syarat bermitra dengan Waralaba Alfamart,” kata Tomy.

Nantinya mitra tinggal menyiapkan usulan lokasi yang akan menjadi tempat bisnis Waralaba Alfamart beroperasi. Kemudian yang utama siapkan juga dana investasi yang dibutuhkan minimal senilai Rp400 juta diluar sewa tempat. Biaya itu nantinya akan digunakan untuk set up tempat bisnis, supply perlengkapan operasional lengkap, dan franchise fee selama lima tahun. (adv)

Klik Waralaba Alfamart untuk informasi franchise, investasi, profit sharing, ROI, usulan lokasi dan info lengkap lainnya.

(Heksa R.P)