JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Penyelenggaraan pameran IFRA Virtual Expo 2020 diperpanjang hingga 30 September mendatang. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh dalam keterangan resmi yang diterima FRANCHISEGLOBAL.COM pada Senin (21/9).

Menurut Hendra, dengan adanya gelaran IFRA hingga akhir bulan ini dapat memberikan waktu yang lebih panjang bagi para calon franchisee dan licensee yang ingin mengetahui skema hingga melakukan dealing dengan para franchisor dan licensor

“Ini merupakan terobosan terbaru dari Dyandra Promosindo dalam menyelenggarakan pameran secara virtual dan kami harapkan para pengunjung dan peserta pameran mendapatkan pengalaman yang baru dan unik dalam pameran virtual ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum AFI, Anang Sukandar menerangkan bahwa pameran IFRA Virtual Expo 2020 hadir sebagai solusi dan sarana untuk informasi usaha dan transaksi bisnis. Di sini tidak hanya menghadirkan peserta pameran tapi juga seminar dan talkshow untuk menjawab keraguan para calon pelaku usaha.

“Industri waralaba dan lisensi ini memiliki keunikannya tersendiri. Banyak masyarakat masih awam mengenai industri ini. Untuk itu kami memberikan info-info dan pengetahuan mengenai industri waralaba dan lisensi, dari mulai webinar, conference, talkshow, dan seminar. Kami berharap informasi-informasi ini dapat menjadi inspirasi untuk memulai dan mengembangkan usahanya,” kata Anang.

Pengunjung tetap dapat melakukan registrasi ke situs IFRA Virtual Expo 2020 dan mengakses fitur-fitur yang disediakan seperti live chat, video call, business meet up, marketplace (shop), dan exhibition hall. Sementara itu di Main Stage dan Classroom pengunjung dapat menyimak rekaman 66 business presentation dari masing-masing peserta pameran.

JAKARTA, FRANCHISEGLOBAL.COM – Penyelenggaraan pameran IFRA Virtual Expo 2020 diperpanjang hingga 30 September mendatang. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh dalam keterangan resmi yang diterima FRANCHISEGLOBAL.COM pada Senin (21/9).

Menurut Hendra, dengan adanya gelaran IFRA hingga akhir bulan ini dapat memberikan waktu yang lebih panjang bagi para calon franchisee dan licensee yang ingin mengetahui skema hingga melakukan dealing dengan para franchisor dan licensor.

“Ini merupakan terobosan terbaru dari Dyandra Promosindo dalam menyelenggarakan pameran secara virtual dan kami harapkan para pengunjung dan peserta pameran mendapatkan pengalaman yang baru dan unik dalam pameran virtual ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum AFI, Anang Sukandar menerangkan bahwa pameran IFRA Virtual Expo 2020 hadir sebagai solusi dan sarana untuk informasi usaha dan transaksi bisnis. Di sini tidak hanya menghadirkan peserta pameran tapi juga seminar dan talkshow untuk menjawab keraguan para calon pelaku usaha.

“Industri waralaba dan lisensi ini memiliki keunikannya tersendiri. Banyak masyarakat masih awam mengenai industri ini. Untuk itu kami memberikan info-info dan pengetahuan mengenai industri waralaba dan lisensi, dari mulai webinar, conference, talkshow, dan seminar. Kami berharap informasi-informasi ini dapat menjadi inspirasi untuk memulai dan mengembangkan usahanya,” kata Anang.

Pengunjung tetap dapat melakukan registrasi ke situs IFRA Virtual Expo 2020 dan mengakses fitur-fitur yang disediakan seperti live chat, video call, business meet up, marketplace (shop), dan exhibition hall. Sementara itu di Main Stage dan Classroom pengunjung dapat menyimak rekaman 66 business presentation dari masing-masing peserta pameran.