Kerjasama distribusi antara KPU dan NCS ini merupakan bagian dari komitmen untuk mensukseskan pesta demokrasi, dengan memenuhi hak WNI di Luar Negeri agar dapat menggunakan hak pilihnya.

“Untuk ke sekian kalinya kami dipercaya oleh instansi pemerintah dalam melakukan pengiriman. Dan sebagai bakti kami untuk negeri, dengan rasa syukur kami siap menerima tugas ini. Kami akan berusaha sebaik mungkin agar pengiriman ini berjalan lancar, aman, dan tanpa hambatan,” ungkap Reni Sitawati Siregar, Direktur Utama NCS seperti dikutip dari ncskurir.com, Selasa (26/2/2019).

Adapun isi dari logistik yang akan digunakan pada pemilu serentak 17 April 2019 mendatang yaitu surat suara, tinta, segel, formulir berhologram, template untuk pemilihan presiden serta sampul.

Ada sekitar 130 Perwakilan Negara (KBRI, KJRI, dan KDEI) di seluruh dunia yang pendistribusiannya akan disupport oleh NCS. Distribusi pertama ke Amerika Latin dan Afrika telah dilakukan secara simbolis pada 17 Februari 2019 lalu yang disusul secara bertahap ke Amerika, Asia, Pasifik dan Eropa pada 18-25 Februari 2019.

Sekedar informasi, NCS masih terus membuka peluang usaha keagenan dengan nilai investasi sebesar Rp4 juta. Dengan nilai tersebut, mitra akan mendapatkan peralatan standart, seperti Timbangan Analog Merk Camry, Meteran Ukuran 3 meter, Acrylic Brand NCS, Spanduk NCS, Poster Dangerous Goods, Sticker Brand NCS, Brosur Penjualan, Training Penjualan, Serta Bisnis PPOB ( Bisnis penjualan pulsa, token listrik, BPJS, dll).

Perkiraan omsetnya sendiri kira-kira antara Rp8 juta sampai Rp15 juta per bulannya dengan kisaran lama BEP sekitar 3 sampai 6 bulan.