Franchiseglobal.com - Modern Montessori International Group (MMI) sebuah bisnis pendidikan unggul asal London yang kian digemari dalam hal metode belajar dan mengajar oleh masyarakat Indonesia. Tradisi Montessori yang kaya dengan menyediakan kelas dan layanan pengembangan potensi anak yang paling mutakhir dan komprehensif berdasarkan Metode Pendidikan Montessori inilah yang diterapkan secara penuh di MMI.

Andrie Christian Pasla selaku Franchise Manager Modern Montessori International Group (MMI) Indonesia mengatakan MMI Indonesia berada di bawah lisensi yang ada di Singapore. 15 tahun telah hadir di Indonesia, menjadikan MMI kian kokoh dan matang dalam mengelolanya. Di tahun 2020 ini MMI Indonesia berharap dapat menjalin hubungan yang baik antara pusat dengan mitra, Sebab melalui hal ini ke depan akan dapat melakukan hal yang lebih baik lagi. Untuk proyeksi perkembangan franchise unitnya setahun sekali dapat menambah 3- 4 cabang MMI.

Adapun langkah awal itu dengan hadirnya 3 cabang MMI Indonesia yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading dan Medan. Adapun MMI Indonesia milik reguler berada di Epicentrum, namun akan dilakukan pemindahan lokasi di Kemang. Masing- masing cabang bisa menerima murid sebanyak 70 – 80 murid.

“Konsep yang ditawarkan oleh MMI ialah Preschool dan Teachers Training (Pusat pelatihan untuk guru Montessori). Strategi yang dilakukan MMI untuk bersaing di dunia pendidikan ialah dengan berfokus kepada anak-anak murid. Anak-anak diberi kebebasan untuk memilih dan melakukan aktifitas sesuai dengan minatnya di dalam lingkungan yang telah di persiapkan di kelas. Sebab intinya ada pada kebahagiaan dan kesuksesan perkembangan anak-anak dan para orang tua. Artinya jika pembelajaran kita sesuai dan anak-anak berkembang penuh, disertai dengan komunikasi yang baik kepada orang tua, maka MMI akan dikenal luas secara efektif melalui rekomendasi lisan ke lisan,” katanya kepada Franchiseglobal.com di kantor MMI Indonesia, di Epicentrum, Selasa, (21/1/2020).

Di sisi kelebihan MMI ada pada pure montessorinya, edukasi yang diciptakan oleh Maria Montessori  merupakan metode yang sangat bagus untuk perkembangan anak usia dini. MMI bisa dibilang memiliki metode Montessori yang original, adapun banyak sekolah yang juga menggunakan nama Montessori, namun di dalam penerapannya tidak full Montessori. Mereka banyak yang menggabungkan berbagai metode, yang diterapkan kepada public.

“MMI secara langsung dari London full Montesori, bahkan dari guru- gurunya pun juga dapat training dari pusat,” tuturnya.

Perbedaan antara yang full Montesori dengan yang menggabungkan berbagai metode adalah perhatian penuh terhadap anak-anak dan hands on praktek yakni dalam pembelajarannya menerapkan praktek untuk mengerti kemudian akan konsepnya. Dilakukan secara menyeluruh dan konsisten.

Di Montessori juga menerapkan individual learning, yakni anak menjadi pusat pembelajaran, guru tidak berada di depan para murid menjelaskan, melainkan dekat dengan anak, membimbing anak di 5 area pembelajaran yang telah dipersiapkan, yaitu Practical life, sensori, matematika, bahasa dan kultur. Sehingga anak- anak dapat memilih pembelejaran apa hari ini yang ingin mereka pelajari. Karena anak-anak mempunyai pikiran  yang dapat menyerap informasi dan kemampuan untuk berfikir sendiri.

“Maka guru akan memperhatikan muridnya satu per satu apa yang murid minat dan butuhkan, bukan justru seluruh murid dituntut mengikuti guru,dengan demikian anak akan memenuhi potensinya dan bisa mandiri dan berkreatifitas” ungkapnya.

Pada awal masuknya metode Montessori di Indonesia, memang belum banyak yang familiar. Namun saat ini, masyarakat sudah semakin antusias atas metode pembelajaran tersebut. Alasannya, karena untuk mengajarkan anak di usia dini bukan semata dalam hal akademis melainkan untuk perkembangan anak, dalam hal attitudenya, kehidupan sehari-harinya, agar mereka bisa mandiri dan berkembang baik secara mental, fisik dan keluwesan berfikir yang bisa diterapkan dalam kesehariannya dan nantinya akan menjadi modal kuat untuk kesuksesan masa depan anak tersebut. Alhasil para parents menyukai metode ini, karena si anak menjadi mandiri, kreatif dan bisa bekerja sama dengan baik.

Dalam membangun bisnis MMI di Indonesia, MMI Indonesia pusat akan selalu mensupport cabangnya. Baik mulai dari diskusi terkait bisnis pendidikan, mencari lokasi bisnis, training dan support marketing serta lainnya. Dalam penyediaan SDM pun akan dibantu proses rekrutmennya, setidaknya ideal untuk memulai pendidikan dibutuhkan 4 guru 1 kepala sekolah dan 1 admin.

Bagi pembaca yang memiliki jiwa serius berkomitmen membangun pendidikan di Indonesia, maka sangatlah tepat menjadi mitra MMI. Selanjutnya mitra dapat memiliki satu visi dengan MMI. Jika kalian memiliki passion di pendidikan, untuk nilai investasi dari dua konsep bisnis yang ditawarkan, yakni untuk Preschool dan konsep Teachers Training  dengan biaya lisensi seumur hidup mulai dari US$15.000 jumlah ini di luar biaya lokasi dengan luasan minimal ruko atau rumah 600 m2. Adapun royalty fee setiap bulan. Untuk informasi lebih lengkapnya dapat mengunjungi website resmi MMI Indonesia. atau menghubungi 081808704227.