PT Citra Mitra Nusantara (CMN) yang membuka peluang waralaba Minimarket kelas toko kelontong modern, kembali menambah jaringan armada mereka. Dari sekian banyak toko modern yang terhampar di kota Bekasi, Jawa Barat, sebuah toko konvensional yang berlokasi di Perum Harapan Baru Regency Blok G No 5, Kotabaru, Bekasi Barat menjadi titik beroperasinya cabang teranyar toko modern besutan CMN.

Transformasi cabang CMN yang bernama ‘Fame Point’ ini sebelumnya beroperasi sebagai toko kelontong konvensional pada umumnya. Namun sang pemilik, memilih bermitra dengan CMN karena kepincut dengan sistem toko modern yang dimiliki oleh waralaba Minimarket tersebut. Akhirnya sejak Juni 2017, Fame Point dengan konsep toko modern lahir dan siap menyambut pelanggan dari sekitar perumahan Harapan Baru Regency, Bekasi.

Sebagai pengenalan, tidak lupa digelar seremonial pembukaan outlet yang dihadhri langsung oleh Ashari Gunarno selaku Direktur Corporate Communication CMN. Peresmian yang dihelat dalam acara Grand Opening ini, didahului dengan penyebaran flyer ke masyarakat yang bermukim di sekitar toko Fame Point.

“Pembukaan toko Fame Point ini akan menjadikan kami lebih dekat dan bersahabat dengan para pelanggan, sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ashari dalam keterangan resmi yang diterima FranchieGlobal.com.

Lebih lanjut menurutnya, outlet yang dekat dengan perumahan menjadikan, Fame Point sebagai mitra CMN yang strategis. “Pembukaan outlet ini diharapkan memberikan kontribusi positif pada roda pereknomian di Bekasi dan sekitarnya, serta menjadi bagian dari gaya hidup modern penduduk setempat,” tambahnya.

Seperti diketahui, waralaba Minimarket CMN menawarkan kepada para wirausaha-wirausaha skala ukm, untuk bisa memiliki toko ritel modern secara kemitraan. Sedikit berbeda dengan waralaba minimarket kenamaan nasional, CMN dapat mengakomodir para pemiliki toko kelontong konvensional untuk bertransformasi menjadi pengelola toko ritel modern.

Berbagai keunggulan sistem dan standar toko sembako modern pun telah disediakan oleh CMN bagi para mitra mereka. Misalnya Produk; CMN memiliki standar komposisi produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu kepastian penyediaan barang dagangan secara berkelanjutan juga menjadi jaminan dari sistem CMN.

Hal ini diterapkan CMN ntuk optimalisasi penjualan dan keuntungan. Lalu yang kedua adalah Harga Jual; CMN mematok harga yang bersaing dengan toko modern sejenis. Manajemen pembelian CMN menerapkan sentralisasi pembelian dan berhbungan langsung dengan distributor & principal.

Lebih lanjut, toko sembako modern ini juga secara rutin memiliki program secara periodik dan tematik untuk menawarkan promo kepada pelanggan. Kondisi ini dibuat untuk menciptakan suasana belanja yang atraktif dan menarik minat banyak pelanggan.

Tidak lupa penampilan toko, CMN menerapkan layout toko, teknik pemajangan dan sarana toko lainnya sesuai standar yang telah baku. “Lalu untuk laporan keuangan juga terbuka. Mereka bisa tahu alokasi keuntungannya ada dimana. Tahu mana barang yang laku dan tidak laku. Dan ini tentunya akan berimbas pada omzet dan keuntungan yang akan mereka dapatkan,” tutup Ashari. (adv)